Pernah Beruntung

Pernahkah kamu berpikir, apakah kamu termasuk orang yang masih peduli dengan keluargamu? Sahabatmu? Atau orang lain yang bahkan tidak mengenalmu atau tidak kamu kenal?

Pernahkah kamu merasa, bahwa banyak orang disana yang masih mau peduli denganmu? akan kehidupanmu? dan akan kebahagiaanmu?

Selamat, seandainya jawabanmu adalah PERNAH. Itu pertanda bahwa kamu masih termasuk orang yang beruntung. Beruntung karena kamu masih memiliki seseorang atau beberapa orang yang membuatmu mempunyai alasan untuk tetap selalu bertahan dan menjalani hidupmu dengan indah.

DSCN0137

Allohumma a’innii ‘alaa dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibaadatika
“Ya Allah bantulah aku untuk bisa berdzikir dan bersyukur serta bisa beribadah dengan baik kepada-Mu”

Iklan

Karena Sebelum Lebaran Pasti Ada Puasa


Salam hangat kawan,
Bagaimana kabar lebaran hari ini? Selamat Hari Raya Idul Adha 1436H bagi seluruh umat muslim di seluruh dunia… 🙂

Ada kebahagiaan tersendiri saat mendengarkan alunan takbir ilahi secara langsung di bumi nan asing. Namun tenang kawan, kali ini saya tidak akan meratapi nasib seperti tahun kemarin. 😉 Benar… Sudah dua lebaran ini saya tidak merasakan nikmatnya tusukan sate dari daging lebaran. 😀

Bicara soal lebaran, kali ini saya ingin menuliskan sebuah argumen dari beberapa pengalaman yang belum terlalu banyak dan pengamatan yang sepertinya juga belum teramat jelas. Dan satu kalimat yang sedikit membungahkan hati untuk saat ini adalah “Karena sebelum lebaran pasti ada puasa”.

Baca lebih lanjut

Harumkan Nama Bangsa, Eulis Sabet 4 Medali Sekaligus di Laga Tai Chi Dunia

Taipei, Taiwan.

10703896_10203683587549229_102342309597637081_o

10636828_10203683581509078_5023268413587716829_oKontingen Indonesia di laga dunia

Menjadi seorang Buruh Migran Indonesia (BMI) bukan berarti tak bisa berprestasi. Terbukti Eulis Komariah, BMI asal Bandung ini berhasil membuktikan prestasinya di laga Tai Chi dunia. Tak tanggung-tanggung, Eulis yang juga terdaftar sebagai mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Taiwan bidang studi Bahasa Inggris Penerjemah ini berhasil menyebet 4 medali sekaligus (3 emas, 1 perak) di laga The Fifth World Cup Tai Chi Chuan Championship 2014 mengalahkan ratusan peserta lain yang berasal dari berbagai Negara. Eulis kembali mengharumkan nama Indonesia setelah sebelumnya pada tahun 2012, di laga serupa berhasil mendapatkan juara kedua.

10699733_554263478052692_1878547170038230354_o1909216_554265121385861_6369036523025118663_oPemberian penghargaan kepada Eulis Komariah sebagai Juara 1

10623488_554267838052256_5649660297660533372_oEulis Komariah dengan 4 medalinya dan para supporter Baca lebih lanjut

Hakikat Minta Maaf Dan Memaafkan

Salam hangat kawan,

Apakah kalian pernah merasakan kesal kepada seseorang karena perbuatannya? Ataukah kalian pernah merasa tidak enak atau salah tingkah kepada seseorang karena perbuatan kita? Hey, ini tahun 2014 kawan. Jangan hanya karena saking mangkelnya dengan seseorang lantas kita enggan untuk mengajaknya bicara. Atau juga jangan karena kita tidak enak pada seseorang (sungkan) lantas kita tidak bersahabat lagi dengannya. Sudah tidak jaman lagi kawan.

Sumber gambar: disini

Sebenarnya satu hal yang ingin saya bagikan disini adalah betapa berharganya sebuah kata “Maaf” kawan. Terkadang kita pernah berfikir, “Buat apa coba minta maaf, bukankah yang salah itu dia, bukan saya?”. Terkadang juga kita berfikir, “Aduh masak iya saya harus minta maaf, iya kalo nanti dia mau memaafkan, kalau dia tambah marah gimana?”. Stop menerka-nerka kawan! Baca lebih lanjut

Bicara Tentang Jodoh

Jodoh adalah sebuah misteri Ilahi. Takkan ada seorangpun yang dapat menafsirnya dengan pasti siapa jodoh kita, kapan kita bertemu dengan jodoh kita dan dimana kita akan berjumpa, kecuali itu dukun, itupun kalau benar, dan bisa juga salah. Lalu benarkah masih banyak orang yang masih mentafsirkan sebuah jodoh dengan fenomena-fenomena yang meski terkadang tidak sesuai dengan nalar namun banyak orang yang meyakini?

Adapun beberapa fenomena yang sedikit banyak mempengaruhi pemikiran khalayak umum mengenai jodoh adalah sebagai berikut; Baca lebih lanjut

Proses Berburu Beasiswa: Tirakat!

Yah, ini mungkin bagian terakhir dari Proses Berburu Beasiswa #Part1 #Part2 #Part3 yang akan saya ceritakan kawan. Namun jangan khawatir, selain kisah-kisah berburu beasiswa saya akan banyak menceritakan kisah-kisah baru yang mungkin bisa membawa suasana segar pada panasnya cuaca di siang hari. #ngomongoposehiki -.-“

Oh ya kawan, sebelumnya saya juga ingin memberikan informasi lagi. Tepat sehari sebelum saya memposting tulisan ini (kemarin) saya mendapat pengumuman hasil beasiswa Taiwan Scholarship. Beasiswa yang dikeluarkan oleh pemerintahan Taiwan yang prosesnya belum saya ceritakan sebelumnya, namun sebagian besar persyaratannya hampir sama dengan NTUST Scholarship, hanya saja berkas yang ada harus dikirim ke kedutaan besar Taiwan (TETO) di Jakarta, bukan langsung ke negara Taiwan. Taiwan Scholarship ini lebih besar montly stipend-nya dari pada NTUST Scholarship. Jadi, karena saya tidak bisa mengambil dua-duanya, dan saya diharuskan memilih salah satu, maka saya dengan yakin akan memilih beasiswa ini (Taiwan Scholarsip). Alhamdulillah, Sesuatu bukan kawan? 😀

pengumuman taiwan scholarsPengumuman Taiwan Scholarship, Saya nomor 5 kawan 😉

Baca lebih lanjut

Proses Berburu Beasiswa: Ambil Semua Kesempatan Yang Datang!

Orang yang beruntung adalah orang yang siap saat kesempatan datang menghampirinya.
~Mario Teguh~

Seperti yang saya ceritakan sebelumnya kawan, Proses Berburu Beasiswa #Part1 #Part2, untuk mendapatkan beasiswa bukan hanya dengan duduk manis dan hanya berpangku tangan. Untuk mendapatkan beasiswa kita dituntut untuk terus bergerak dan mengambil semua kesempatan dan kemungkinan yang ada. Meskipun itu sangat kecil!

Okay kawan, kali ini saya akan melanjutkan cerita tentang perburuan beasiswa saya hingga saya mendapatkan beasiswa Master progam di Graduate Institute of Applied Science and Technology, NTUST, Taiwan. Bagi yang mengikuti cerita-cerita saya sebelumnya pasti sudah tau bukan bahwa saya belum mendapatkan beasiswa dalam negeri, namun keinginan saya untuk melanjutkan kuliah S2 sangatlah besar. Akhirnya saya memutuskan untuk keluar dari zona aman saya dan mencoba untuk melakukan hal yang mungkin bisa membuat saya (sedikit) tidak nyaman. Membuka diri dan mulai melirik beasiswa luar negeri. Baca lebih lanjut