Do’a dan Pengamen

Salam hangat kawan, kali ini saya hanya ingin menulis tentang hakikat Do’a dan Pengamen.

Lho maksudnya bagaimana? Hubungannya do’a dan pengamen apa? Apa maksudnya pengamen yang berdo’a? Tenang kawan perlahan saya akan menuliskan maksud dari judul tersebut. 😀

Setiap manusia (termasuk saya) pasti memiliki keinginan masing-masing dan kemudian memanjatkannya dalam bentuk do’a kepada Allah dengan harapan supaya dikabulkan. Lalu apa sebenarnya hakikat dari do’a tersebut? Apakah Allah pasti akan mengabulkan do’a kita? Kalau memang iya, kenapa sampai sekarang banyak do’a-doa kita yang belum terkabul? Sekali lagi tenang kawan, di sini saya hanya ingin mengajak bersama-sama untuk mengingat kembali akan janji Allah dan berusaha untuk ber-positif thinking. Bukankah Allah adalah maha dari segala maha dan salah satunya adalah maha menepati janji? Dalam firman-Nya Allah pernah berjanji.

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ
Artinya: Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. (QS. 40:60)

Dari kalam tersebut Allah Yang Maha Mengabulkan telah berjanji akan mengabulkan do’a hambanya yang dipanjatkan kepadaNya. Lalu kenapa kita masih ragu? Semoga kita bukan termasuk orang yang merugi karena masih meragukan firmanNya. Aamiin…

Sekarang, kalau diibaratkan kita adalah seorang pengamen, dan Allah Yang Maha Mengasihi adalah orang yang sangat pemurah maka dengan mudah kita akan memahami hakikat sebuah do’a tersebut. Seorang pemurah tidak akan membiarkan sang pengamen kecewa karena tidak mendapatkan upah yang diinginkan. Demikian pula kita, sebaik maupun seburuk apapun perilaku kita, selama kita masih mau berdo’a Allah pasti akan mengijabahi.

Bentuk atau wujudnya diijabahnya sebuah do’a pun bermacam-macam. Bisa dalam bentuk persis seperti yang diminta, ada yang bentuknya berupa keselamatan dari bahaya, ada yang dirubah dalam bentuk penghapusan dosa-dosa, ada yang waktunya diganti bukan di dunia tapi di akherat, dan itulah nilainya  yang lebih besar. Ada kalanya pula seorang hamba tersebut memang diminta oleh Allah untuk terus berdo’a tanpa henti, karena Allah sangat suka dengan hambanya yang terus berdo’a tersebut. dalam tahap ini fungsi do’a sudah bukan sebagai alat untuk mendapatkan sesuatu dari Allah, namun sebagai sarana untuk berkomunikasi antara seorang hamba dengan Allah. MasyaAllah, Rasulullah SAW pernah bersabda;

الُُّدعَاءُ مُخُ اْلعِبَادَة
Artinya: Do’a adalah sum-sum atau intisari dari ibadah

Kembali lagi pada seorang yang pemurah dan seorang pengamen, bila seorang pengamen tersebut memiliki suara yang merdu, enak di dengar, bisa jadi sang pemurah tersebut menahan pemberiannya kepada sang pengamen sedikit lebih lama agar bisa menikmati alunan nyanyiannya lebih lama bukan?

Demikian pula sebaliknya, apabila suara sang pengamen begitu cempreng, tidak enak di dengar, menyesakkan telinga, bisa jadi sang pemurah sudah sebal dengan suara sang pengamen dan bersegera memberikan yang diinginkan sang pengamen agar segera pergi. Disini dapat kita analogikan apabila kita kurang berserah diri kepada Allah, masih sering berbuat dzolim, namun ketika sekali berdo’a langsung dikabulkan oleh Allah bisa jadi karena Allah sudah terlampau sebal dengan kita. Naudzhubillah…

Mumpung bertepatan dengan malam pertama dimana dimulai masuknya bulan Rajab, bulan yang mustajab dan termasuk salah satu bulan yang istimewa, marilah kita perbanyak berdo’a dan bermunajat kepada Allah. Semoga do’a yang kita panjatkan kepada Allah lekas dikabulkan dan bukan sebagai pertanda kita termasuk orang yang di”lulu” alias di-sebel-i oleh Allah. Aamiin…

Dan terakhir, mari kita perbanyak berdo’a bersama-sama agar kita masih dipertemukan Allah dengan bulan suci Ramadhan, bulan yang penuh maghfirah dan penuh dengan kelimpahan Rahman dan RahimNya. Aamiin…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s