Toko Buku Bekas Kita

Gerimis rintik-rintik menemani perjalanan kita berdua malam itu. Tujuan kita sama, menjelajah toko buku bekas di kota Taipei. Bukan untuk membeli buku tapi hanya sekedar membaca di dalamnya. Sejak satu tahun yang lalu kita berdua sepakat memiliki jadwal khusus di hari Sabtu malam untuk berkeliling Taipei dari toko buku satu ke toko buku lainnya.

Masih ingat? Sabtu malam sengaja kita pilih untuk bersama. Memang tidak seperti mudi-mudi lain yang menggunakan Sabtu malam untuk berpacaran. Saya? Saya memang belum mempunyai pasangan. Sedangkan kamu harus berhubungan jarak jauh dengan suamimu yang berada di kota Apel, Malang. Sabtu malam, karena saya ingin istirahat sejenak dari rutinitas eksperimen di laboratorium, dan kamu kebetulan libur setiap hari minggunya.

Entah sejak kapan kita bisa merasakan kedekatan satu sama lain. Saya seorang pelajar disebuah universitas teknik negeri di Taiwan, sedangkan kamu adalah buruh migran wanita dari kota Batu, Malang.

Saya pelajar kamu pekerja, kamu pandai bahasa mandarin sedangkan saya hanya alakadarnya, kamu sudah menikah sedangkan saya belum, dan masih banyak perbedaan-perbedaan lain yang kita miliki dan  jika dituliskan pasti tidak cukup hanya dalam satu lembar kertas.  Namun satu yang sangat jelas menyatukan kita berdua, hobi membaca.

Pertemuan kita pun dimulai saat kita berdua sama-sama sedang tenggelam dalam menikmati buku di Mollie, Toko buku bekas yang paling terkenal di Taiwan. Kebetulan hampir seluruh toko buku bekas di Taiwan telah menyediakan fasilitas tempat yang nyaman untuk sekedar membaca buku-buku yang ada ditemani dengan segelas teh atau secangkir kopi hangat.

Kita, Aku dan kamu, punya satu mimpi yang sama, keliling dunia untuk menikmati buku-buku yang tersebar diberbagai penjuru dunia, mengumpulkan buku-buku bekas terbaik dan mendirikan toko buku bekas berdua. Suatu saat! Ya suatu saat nanti! Toko buku bekas kita.

********************************************************************************************

Tulisan ini hanyalah fiksi belaka, yang ditulis hanya dalam waktu 30 menit pada workshop kepenulisan yang diampu langsung oleh bunda Pipiet Senja (19/03) dan Alhamdulillah atas kehendak Allah secara kebetulan menjadi tulisan terbaik (pada saat itu).

Seminar Bunda Pipiet_5910

#cerpen30menitpenulisterbaik

Iklan

2 thoughts on “Toko Buku Bekas Kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s