Just Ice In The Winter Season

Kawan bagaimana kabarnya? Salam hangat dari daerah yang bersuhu cukup dingin. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan. Aamiin… 😀

Kali ini saya ingin berbagi tentang “Just Ice” kawan. Mungkin kalau dibahasakan artinya kurang lebih “hanya es”. hehe 😀

Jadi ceritanya kemarin saya mengantarkan seorang kawan untuk memperpanjang kartu ARC (Alien Resident Certificates) nya ke kantor imigrasi di Xiaonanmen, Taipei. Kantor imigrasinya cukup mudah dijangkau, dari NTUST hanya memerlukan waktu kurang lebih 15-20 menit untuk sampai kesana dengan menggunakan MRT (Mass Rapid Transportation) Taipei line hijau dari Stasiun Gongguan ambil yang arah  Shongshan dan berhenti di stasiun Xiaonanmen exit 2. Setelah urusan perpanjang ARC beres, kita berdua mampir ke Carrefour dekat kantor imigrasi dengan tujuan hanya melihat-lihat barang kali ada barang atau kebutuhan yang ingin dibeli, bahasa gaulnya “window shopping” lah. 😉

Dan tetiba di lantai dasar Carrefour mata kita berdua tertuju pada pandangan dari sebuah toko es. Disana terpajang aneka ragam Ice Cream di dalam mangkok-mangkok yang terlihat melezatkan dan seakan menyulap kita untuk lupa bahwa saat itu suhu udara sudah mencapai 13 derajat celcius. Akhirnya setelah kesepakatan bersama, kami putuskan untuk membeli Ice Cream setelah selesai window shopping di Carrefour.

Just Ice yang berupa serutan es batu dibentuk bola dan dikasih topping susu kental manis

Setelah puas berkeliling Carrefour, akhirnya kita bergegas kembali menuju Toko Es tadi. Dengan cekatan kita memilih ice cream yang hanya berdasarkan gambar display tanpa tau maksudnya dan isinya apa saja. Dan pilihan kita jatuh pada Es yang terlihat sangat menggiurkan dan dengan harga yang cukup ramah di kantong, 50 NT$ atau kurang lebih sama dengan harga sekotak nasi untuk makan siang.

Saat hendak melayani ice cream pilihan kami, mbak-mbak sang penjual berkata “Just Ice” sambil menunjuk gambar es pilihan kami. Karena kurang tau maksudnya kami pun hanya mengangguk dan menjawab “Yes” dengan sangat mantap karena kami pikir si embak hanya memastikan kembali pilihan kami.

Tak menunggu lama Ice Cream pesanan sudah bisa dinikmati. Dengan cepat kami menyadari bahwa pesanan kami bukanlah Ice Cream lembut dengan rasa khas susu di dalamnya, melainkan es serut yang dipoles menjadi bola dan di topping dengan susu kental manis.

Setelah Just Ice kami aduk dan mencampur dengan bubble rasanya seperti Es campur dengan puding yang sangat nikmat

Akhirnya kami sadar bahwa maksud dari si mbak yang bilang “Just Ice” adalah hanya es serut, bukan Ice Cream seperti bayangan kami. Meski demikian, kami sama sekali tidak menyesal untuk membeli dan mengahabiskannya, Just Ice porsi jumbo yang dilengkapi dengan tiga rasa pudding dan bubble yang nendang di lidah. 😉

Kawan-kawan penasaran rasanya? Ayo segera dicoba… 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s