Harumkan Nama Bangsa, Eulis Sabet 4 Medali Sekaligus di Laga Tai Chi Dunia

Taipei, Taiwan.

10703896_10203683587549229_102342309597637081_o

10636828_10203683581509078_5023268413587716829_oKontingen Indonesia di laga dunia

Menjadi seorang Buruh Migran Indonesia (BMI) bukan berarti tak bisa berprestasi. Terbukti Eulis Komariah, BMI asal Bandung ini berhasil membuktikan prestasinya di laga Tai Chi dunia. Tak tanggung-tanggung, Eulis yang juga terdaftar sebagai mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Taiwan bidang studi Bahasa Inggris Penerjemah ini berhasil menyebet 4 medali sekaligus (3 emas, 1 perak) di laga The Fifth World Cup Tai Chi Chuan Championship 2014 mengalahkan ratusan peserta lain yang berasal dari berbagai Negara. Eulis kembali mengharumkan nama Indonesia setelah sebelumnya pada tahun 2012, di laga serupa berhasil mendapatkan juara kedua.

10699733_554263478052692_1878547170038230354_o1909216_554265121385861_6369036523025118663_oPemberian penghargaan kepada Eulis Komariah sebagai Juara 1

10623488_554267838052256_5649660297660533372_oEulis Komariah dengan 4 medalinya dan para supporter

Di pertandingan Tai Chi yang digelar pada tanggal 18-19 Oktober 2014 di Taipei Arena tersebut Eulis menjadi satu-satunya atlet Tai Chi yang mewakili Indonesia. Eulis mengikuti 4 cabang Tai Chi sekaligus, dan keempat-empatnya mendapatkan medali. Tiga emas dan satu perak.

“Sebenernya saya optimis bisa mendapatkan 4 medali emas sekaligus. Sayangnya tadi pas satu cabang, mainnya di juri-i sama majikan sendiri, jadi sedikit grogi dan akhirnya cuma jadi juara dua.” Sesal Eulis karena masih belum bisa mengatasi groginya saat tampil di depan majikannya. “Laga selanjutnya saya harus bisa lebih percaya diri” Tegas Eulis.

Eulis bercerita bahwa dia mulai berlatih Tai Chi sejak 3,5 tahun yang lalu bersama majikannya Liú-Yùxiá yang juga seorang pelatih Tai Chi. Eulis berlatih tanpa memandang waktu. Siang dan malam selama ada waktu kosong disamping tugasnya bekerja sebagai BMI dan belajar sebagai mahasiswa UT Taiwan Eulis terus berlatih.

“Beruntung saya punya majikan yang baik hati, sudah nganggap saya seperti anak sendiri, bahkan kalau malam sehabis latihan sering tidur bareng satu kamar.” Cerita Eulis dengan bangga menceritakan majikan yang sekaligus guru Tai Chi-nya.

Semangat Eulis yang tak pernah lelah untuk bekerja, berkarya, dan belajar ini patut dijadikan panutan bagi banyak orang untuk menggapai suksesnya. Eulis telah berhasil menunjukkan bahwa menjadi BMI bukanlah pekerjaan yang hanya layak dipandang sebelah mata. BMI juga bisa berprestasi. Indonesia juga bisa jaya dikancah Internasional. (eNTe)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s