Day-1 (Nanomaterial Synthesis Method)

Salam hangat kawan,

Kali ini saya akan berbagi tentang kuliah hari pertama saya di National Taiwan University of Science and Technology (NTUST), Taiwan. Sesuai dengan jadwal akademik, perkuliahan dimulai pada tanggal 17 September 2014 (hari ini). Setelah memilih course yang akan kita ambil di Course Selection System semacam KRS-an (Kartu Rencana Study) kita tinggal masuk kelas dan mengikuti perkuliahan seperti pada umumnya.

Dan kebetulan hari Rabu ini, saya mempunyai jadwal kuliah mata pelajaran “The Surface Modification Technology of Materials” dengan beban 3 sks. Kuliah dimulai pukul 13.30-16.20 GMT+8 di ruang TR-515 dan dibimbing oleh Prof. Ri-Ichi Murakami.

Pertama kali masuk kelas (sendirian), saya khawatir salah ruangan karena pada saat itu, pukul 13.25, seluruh isi kelas adalah mahasiswa dengan wajah Chinese, sedangkan kelas yang saya ambil adalah English Program. Memang benar di depan kelas sudah ada lecturer namun sekali lagi saya masih belum tau dan belum mengenal apakah benar beliau yang di dalam kelas tersebut Prof.Ri-Ichi Murakami. Yah akhirnya dengan pede-nya saya duduk saja di bangku paling depan sambil menunggu kelas dimulai. Iseng-iseng saya mencoba bertanya pada mahasiswa lokal yang ada di belakang saya namun nampaknya dia juga bingung, entah karena bahasa yang saya gunakan atau karena dia juga sama-sama tidak tau tentang kelas ini. Setelah pelajaran dimulai, ternyata memang benar. Saya berada di kelas yang tepat. Kelas “The Surface Modification Technology of Materials”.

Prof. Ri-Ichi Murakami mulai menjelaskan tentang Surface Modification yakni pemanfaatan dan pemodifikasian energi permukaan dari suatu atom, tentang schedule materi perkuliahan, hingga kemudian dilanjutkan langsung dengan pemberian materi.

***

Materi pertama kali ini adalah “Nanomaterial Synthesis Method”. dimulai dengan petuah dari Richard Feyman (1959) “There’s Plenty of Room at the Botton” yang menjelaskan bahwa “Semakin kecil volume/bentuk suatu benda maka akan semakin luas area permukannya” (Nanoscale effect). Seperti contoh: suatu kubus dengan panjang rusuk 1cm, maka luas permukaan areanya hanyalah 6 Cm2, sedangkan jika rusuk tersebut dipotong kecil-kecil hingga masing-masing potongan memiliki rusuk 1 mm maka total permukaan areanya akan semakin membesar yakni 60 Cm2, demikian pula jika kubus tersebut dipotong-potong lebih kecil lagi hingga mencapa 1 nm, maka surface area nya pun akan lebih luas bukan?

Selanjutnya materi yang dijelaskan adalah tentangberbagai aplikasi tentang Nanotechnology seperti:

  1. Drug delivery system
  2. Supernanocapasitor
  3. CNT Transistor
  4. Berbagai kebutuhan Nanotechnology dalam kehidupan kita sehari-hari (spt; Data memory, Smart window, Temperatur control fabrics, etc)

Materi PPT “Nanomaterial Synthesis Method” bisa di download di sini.

Setelah materi selesai diterangkan, maka kami dibagi kelompok diskusi beranggotakan 6-7 orang. Dan seperti yang saya sampaikan sebelumnya, saya duduk dibangku terdepan, setelah menengok kebelakang, saya berinisiatif untuk bergabung dengan mahasiswa lokal yang berada di belakang saya. Namun sayang sekali mereka mengaku tidak akan melanjutkan kelas tersebut karena tidak tau bahwa kelas yang mereka ambil adalah English Program. Seketika pun para mahasiswa lokal yang ada dibelakang saya langsung keluar meninggalkan kelas. Demikin juga dengan kumpulan mahasiswa di sebelah kanan saya, yang saya lihat ada satu mahasiswa internasional dengan wajah arab, dan dia pun mengatakan akan keluar dari kelas ini. Seketika mahasiswa berwajah arab tersebut menghadap ke Prof Ri-Ichi Murakami, dan keluar meninggalkan kelas.

Akhirnya setelah menengok ke sebelah kiri saya, saya menemukan grup diskusi yang bersedia menerima saya. Alhamdulillah…

Tema diskusi kami adalah seputar aplikasi nanoteknologi, efek nanoteknologi dalam kehidupan sehari-hari kami, kenapa kami butuh belajar tentang nanoteknologi?, dan apa yang kami pikirkan tentang perkembangan ilmu nanoteknologi dimasa yang akan datang.

Setelah berdiskusi panjang akhirnya hasil diskusi kami tersebut dipresentasikan di depan kelas. Dan kelompok kami lah kelompok pertama yang mempresentasikan hasil diskusi kami.

Dari hasil diskusi kami tersebut, kami menjelaskan tentang aplikasi nanoteknologi dalam bidang ITO (Indium Tin Oxide) yakni material dominan untuk aplikasi konduktor transparan yang biasa diterapkan dalam teknologi sel surya.

Selanjutnya alasan pentingnya belajar nanoteknologi adalah karena dengan mengaplikasikan nanoteknologi yang sangat kecil, cepat, dan aman, kita dapat semakin dipermudah dalam segala hal. Seperti contoh dalam Drug dilevery sistem, seandainya kita hanya menggunakan obat manual tanpa bantuan nanoteknologi, maka obat-obat tersebut akan bekerja tak terarah, tidak langsung menuju target penyakit yang dituju, sedangkan setelah memanfaatkan nanoteknologi, obat-obat tersebut akan semakin fokus menangani penyakit dan lebih mempercepat proses penyembuhan. Tak hanya itu seperti pemanfaatan chip memori penyimpanan, dengan ukuran yang sangat kecil, kita bisa menyimpan berbagai macam informasi dan berapa banyak data pun dapat tersimpan didalamnya.

Terakhir, untuk topik diskusi tentang apa yang kami pikirkan tentang perkembangan ilmu nanoteknologi dimasa yang akan datang, kami hanya menjawab bahwa suatu saat dimasa depan, semua manusia tanpa terkecuali akan sangat tergantung dan tidak dapat terlepas dari fasilitas aplikasi nanoteknologi. 😀

Setelah semua kelompok selesai memperesentasikan masing-masing hasil diskusinya, Prof. Ri Ichi Murakami menambahkan sedikit penjelasan tentang nanoteknologi dan memberikan PR berupa resume untuk materi minggu depan.

***

Ternyata hampir tiga jam pelajaran sukses membuat capek otak kawan, meski hanya untuk mendengar dan berdiskusi. Sesampai di asrama seketika saya langsung tepar dan lemes. -.-“

Dan itulah pengalaman kuliah hari pertama saya di Negeri Formosa. Sejauh ini cukup asyik dan menyenangkan. Semoga asyik dan menyenangkan pula untuk kelas-kelas berikutnya. Aamiin…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s