Pertemuan Pertama Dengan Profesor

Salam hangat kawan,

Kali ini saya akan bercerita seputar pertemuan pertama saya dengan profesor pasca kedatangan saya di kampus National Taiwan University of Science and Technology (NTUST), Taiwan sebagai siswa tingkat master. Sebelumnya sekedar informasi kawan, saya datang di kampus tercinta pada tanggal 8 September 2014 siang hari setelah dijemput oleh mahasiswa Indonesian Student Association (ISA) dari Bandara Internasional Taoyuan, Taiwan.

Sebelum keberangkatan ke negara Taiwan, saya sudah berkirim email ria dengan bakal calon Profesor Advisor saya selama belajar di NTUST, namanya Profesor Toyoko Imae. Dari beliau saya mendapatkan kabar bahwa selama tanggal 8-11 September beliau tidak berada di Taiwan, baru tanggal 12 berada di negara Taiwan. Oleh karena itu, beliau mempersilahkan saya untuk mengunjungi Lab-nya pada tanggal 12 September 2014 (hari ini).

Saya berangkat menuju Lab setelah sholat Jum’at selesai dan diantar oleh seorang kakak senior karena saya masih belum tau dengan pasti letak Lab yang dimaksud, Lab. Nanoarchitectur and Nanotechnology. (Catatan: kakak senior saya tersebut hanya mengantar sampai di depan pintu Lab, tidak ikut menemani sampai di dalam)

Sepanjang perjalanan dari Asrama Kampus menuju Lab tersebut saya sudah berpikir banyak hal. Apa yang akan saya bicarakan? Bagaimana saya bicara dengan bahasa Inggris yang alakadarnya? Dan masih banyak lagi, Ah sungguh menegangkan…

Sesampai di depan pintu ruangan Prof. Imae, ternyata saya disambut dengan baik dan sebuah senyuman tentunya. Alhamdulillah semuanya mengalir dan berjalan lancar. Profesor Imae sungguh baik. 😀

Pertama saya memperkenalkan diri bahwa nama saya adalah Ni’matut Tamimah, salah seorang siswa baru. Dan baru setelah dipersilahkan duduk, kami berbincang banyak hal. Mulai dari asal saya dari Indonesia dan latar belakang saya yang berasal dari ilmu Fisika. Oh iya, saya juga mengatakan bahwa Prof. Imae boleh memanggil saya “Atut”. Dengan logat beliau yang lucu sehingga nama saya berubah menjadi, “Eituth, ya Eituth” saya benarkan pun tetep saja masih salah. Yah sudahlah 😀

Prof Imae menjelaskan banyak hal tentang lingkup penelitian di Lab nya, tentang Life Science, hingga pelajaran dasar yang harus saya pelajari selanjutnya. Tentang pototerapi, tentang kemoterapi, tentang radio isotop terapi, tentang nanogold partikel, tentang surface, tentang tingkat energi, Ah tentang banyak hal yang tidak bisa 100% saya tangkap semua karena kendala bahasa Inggris yang sekali lagi pas-pasan. 😥

Disela-sela menjelaskan tersebut Prof Imae juga menyelinginya dengan bahasan ringan misalkan menanyakan tempat tinggal saya di Asrama. Apakah saya sekamar dengan siswa Indonesia lainnya? dan membahas tentang mahasiswa Internasional yang mayoritas adalah orang Indonesia. Oh ya, profesor juga bilang bahwa laboratoriumnya bekerja sama dengan University of Malaya, Malaysia, dan beliau bilang mungkin saya bisa bekerja disana saat penelitian sekalian pulang kampung. Ah senangnya… 😀

Prof. Imae juga mengatakan bahwa beliau tidak bisa berbahasa Chinese, karena beliau tidak berasal dari Taiwan. Beliau berasal dari Jepang. Beliau hanya menggunakan bahasa Inggris disini (Taiwan). Itupun (katanya) bahasa Inggris nya tidak bagus. Bahkan dengan tersenyum beliau menanyakan kepada saya apakah saya bisa memahami bahasa Inggris nya? Ah, Kalau beliau saja merasa bahasa Inggris nya tidak bagus, bagaimana dengan saya? 😥

Terakhir sebelum pertemuan ditutup, Profesor menanyakan tentang apa yang ingin saya perbuat setelah saya lulus dari program master. Dan saya menjawab “Saya ingin menjadi dosen Prof, saya akan mendaftar menjadi dosen di salah satu Universitas di Indonesia setelah saya lulus Master dari sini, di Indonesia minimal kita punya ijazah S2 baru bisa menjadi dosen Prof”. Sambil tersenyum beliau menjawab, “Itu bagus, mungkin lebih bagus juga kalau kamu melanjutkan Phd disini, kamu akan mempunyai pendidikan yang lebih tinggi lagi”.

Aamiin ya Allah,,,
Semoga Allah selalu membuka jalan untuk kita dalam menuntut ilmu dan menebar kebaikan.

“Tuntutlah ilmu dari dalam kandungan hingga liang lahat” (Al hadist)

Iklan

2 thoughts on “Pertemuan Pertama Dengan Profesor

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s