Kajian Sholat #5 : Sholat dan Darah

Kawan, Pasti bertanya-tanya bukan? Memang apa hubungannya antara sholat dengan darah? Yap, jawabannya memang sebenarnya tidak ada hubungannya. Hanya dihubung-hubungkan namun akhirnya terhubung. 😀

Darah harus mengalir lancar dalam tubuh kita agar kita dapat menjalani hidup dengan sehat. Mengalir berarti bergerak. Dan bergerak adalah salah satu ciri-ciri makhluk hidup. Darah yang mengalir tersebut merupakan gambaran dari sholat. Orang yang tidak sholat ibarat darah yang tidak mengalir, dan berarti mati.

Dilain hal, apabila terjadi sebuah benturan antara anggota badan dengan benda keras maka akan terjadi memar pada bagian yang terbentur tersebut kan kawan. Memar merupakan pendarahan dalam yang darahnya membeku kawan. Darah yang membeku dan tidak mengalir tersebut akan merubah warna kulit menjadi biru hitam gelap. Lalu apa maksudnya? Maksudnya adalah ketika kita sebagai seorang manusia ciptaan Allah yang berbenturan dengan aturan Allah maka kita akan menjadi biru gelap (berdosa).

“Pada hari (yang diwaktu itu) ditiup sangkakala dan kami akan mengumpulkan pada hari itu orang-orang yang berdosa dengan muka yang biru muram” Qs: Thoha (102)

Seperti pada kajian pada postingan sebelumnya kawan, kita telah mentelaah perihal perhitungan angka dari huruf-huruf yang membentuk kata Dzikir, dan kali ini kita akan mencoba membuat perhitungan tentang kata darah kawan. Darah dalam bahasa arab dituliskan sebagai “Dam”. Dam terdiri dari dua kata, yakni; Dal dan Mim. Masih kembali mengingat tentang urutan pada huruf hijaiyah kawan, Dal dalam huruf hija’iyah terletak pada urutan ke 8, dan Mim pada urutan ke 24.

Jika kita jumlah angka urutan dari kedua huruf tersebut maka akan menghasilkan jumlah; 8+24=32. Dan kita jumlahkan dua angka dari 32; 3+2=5. Sekali lagi angka lima menjadi angka yang sangat akrab bukan kawan. Angka lima tersebut merupakan sebuah symbol, dan dalam Al-Qur’an surat ke-5 = Al-Maidah. Surat Al-Maidah berarti hidangan.

Dengan demikian angka 5 disini sangat erat hubungannya dengan darah merah. Salah satu fungsi darah merah adalah mendistribusikan makanan (hidangan). Sama seperti hal tersebut. Sholat wajib 5 kali sama dengan hidangan atau darah merah atau Al-Maidah.

Jadi, barang siapa dari kita yang tidak menjalankan sholat berarti tidak makan (mati rohani). Sholat merupakan kebutuhan pokok orang hidup. Sebagaimana hidangan merupakan kebutuhan jasmani yang hidup.

Selain darah merah juga terdapat darah putih pada tubuh kita kawan. Darah putih berfungsi untuk menolak serangan penyakit atau sebagai kekebalan daya tahan tubuh. Sama halnya dengan darah merah, darah putih juga sangat berhubungan dengan sholat. Darah putih menolak dan mencegah penyakit, sedang sholat dapat menolak dan mencegah masuknya perbuatan keji dan mungkar (kejelekan). Oleh karena itu, salah satu buah dari sholat adalah sehat rohani.

“Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar” Qs: Al-Ankabut (45)

Ada lagi pembahasan tentang cuci darah kawan. Dalam sholatpun terdapat hal yang sama seperti cuci darah. Cuci darah merupakan proses pemfilteran darah kotor. Sama seperti cuci darah, dalam kenyataannya, darah yang disimbolkan sebagai kehidupanpun ada yang masuk dalam kategori tidak benar, salah, atau kotor.

 “Dan segeralah engkau susuli perbuatan jelek dengan perbuatan baik, niscaya akan menghapuskannya” HR: Tirmidzi

“Sesungguhnya perbuatan-perbuatan baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan yang buruk” Qs: Hud (45)

Tak hanya itu, kawan-kawan pernah mendengar tentang sel darah putih yang memakan sel darah merah? Saat itu terjadi perubahan sifat sel darah putih dari yang menolak serangan penyakit berubah menjadi ganas memakan sel darah merah.

Kenapa hal tersebut bisa terjadi? Seperti yang kita ketahui sebelumnya kawan, darah adalah simbol dari kehidupan, apabila dalam praktek kehidupan tidak sesuai dengan aturan hidup yang digariskan oleh Allah (dalam Agama), berarti ada kesalahan dalam praktek kehidupan tersebut. Oleh karena itu setiap kesalahan pasti akan ada akibatnya.

Salah makan akibatnya …..

Salah tidur akibatnya ….

Salah minum obat akibatnya ….

Sekian dulu kajian sholat kali ini kawan. Semoga kita semua tidak termasuk orang yang mendustakan agama. Mengaku beragama namun berdusta. Naudzu bil lahimindzalik…

Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?” Qs: Al-Ma’un (1)

Selamat menikmati postingan-postingan selanjutnya. Semoga bermanfaat! Amiin… 😀

Iklan

One thought on “Kajian Sholat #5 : Sholat dan Darah

  1. Ping-balik: Sholat dan Kehidupan | Navigasi Kehidupan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s