Kajian Sholat #3 : Tangan dan Kaki

Kawan, saya rasa saya tidak perlu menjelaskan lebih lanjut masalah gerakan-gerakan yang dilakukan saat sholat bukan. Saya yakin kawan-kawan semua lebih paham dan mengerti lebih dari pada saya. Pada kajian kali ini, yang ingin saya tuliskan kembali adalah lebih detail tentang sikap tangan dan kaki saat sholat.

Seperti yang kita ketahui bersama, dalam sholat setelah takbiratul ihram, kedua tangan kita selalu bersedekap. Dan saat bersedekap tersebut posisi tangan kanan kita diatas dan tangan kiri dibawahnya. Tangan kanan memegang tangan kiri. Kenapa demikian? Sekali lagi seperti yang kita ketahui bersama kawan, bahwa tangan kanan adalah lambang dari kebenaran dan tangan kiri adalah lambang dari kebathilan.

Lalu apa hubungannya dengan tangan kanan yang memegang tangan kiri? Ingat tentang ashabul yamini kawan? Yakni golongan kanan adalah ahli surga. Sedangkan ashabus syimaali yakni golongan kiri adalah ahli neraka. Maka jika digambarkan secara mendetail tangan kanan yang digambarkan memegang tangan kiri adalah sebuah kebenaran yang menguasai kebathilan. Maka yang sholat akan dikuasai oleh kebenaran dan kebathilan akan terkalahkan.

Lalu kenapa posisi tangan pada saat sholat tidak bertolak pinggang saja? Yap semuanya pasti sudah mengerti kan kawan, bertolak pinggang berarti menantang. Dan sholat tidak melakukan demikian.

Selanjutnya kita tinjau posisi kaki kita saat sholat kawan, saat duduk pada tahiyat awal dan tahiyat akhir. Saat tahiyat awal, kaki kanan tegak dan kaki kiri roboh. Kaki kanan diatas (merdeka) menggambarkan bahwa kebenaranlah yang menang, sedangkan kaki kiri diduduki yang menggambarkan bahwa kebathilan yang tak berdaya.

Dan saat tahiyat akhir kaki kanan tetap tegak sedangkan kaki kiri roboh. Kaki kanan tegak (ada di atas) menggambarkan bahwa kebenaranlah yang menang, sedangkan kaki kiri roboh (di bawah) menggambarkan bahwa kebathilan akan kalah.

Maka dapat disimpulkan bahwa yang sholat akan dikuasai oleh kebenaran dan kebathilan dalam dirinya tak akan berdaya. Apakah yang demikian tersebut benar? Mari kita bersama-sama membuka kitab suci Al-Qur’an…

“Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar” Qs: Al-Ankabut (45)

Lalu bagaimana dengan keadaan diri kita? Apakah sudah berbuah seperti itu? Padahal kita sholat sudah sangat-sangat lama sekali! Kalau sampai sekarang akhlak kita masih belum baik juga, berarti semestinya kita kembali melakukan kontemplasi diri. Apakah sholat kita sudah baik atau belum?

Sekarang! Jangan ditunda-tunda lagi kawan! Usia kita semakin bertambah! Waktu kita semakin berkurang! Dan kesempatan pun semakin sempit!

Sekian dulu kajian sholat kali ini kawan. Selamat menikmati postingan-postingan selanjutnya. Semoga bermanfaat! Amiin… 😀

Iklan

One thought on “Kajian Sholat #3 : Tangan dan Kaki

  1. Ping-balik: Sholat dan Kehidupan | Navigasi Kehidupan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s