Kajian Sholat #2 : Sholat Naik Turun

Kawan, seperti apa yang pernah saya sebutkan dalam postingan sebelumnya, bahwa dalam kehidupan kita mengalami fase naik dan turun sama seperti orang sholat. Dan jika kita perhatikan lebih seksama lagi, sholat itu diawali dengan berdiri dan diakhiri dengan duduk.

BERDIRI –> TURUN –> SUJUD –> NAIK –> BERDIRI

Sekali lagi karena sholat sangat berhubungan erat dengan kehidupan, maka hidup dan kehidupan pun tidak lepas dari keadaan naik dan turun. Tanpa menghilangkan kodratnya, kita semua sadar bahwa kehidupan ini tentu ada yang menguasai kawan. Dan siapakah yang menguasai tersebut? Dialah Allah SWT.

Allah yang selalu disebut dalam setiap gerakan sholat. Allah yang selalu disebut dalam setiap perpindahan gerakan sholat. Saat naik Allah selalu disebut. Saat turun pun Allah selalu disebut. Karena sebab itulah, sebenarnya kita semua telah diingatkan oleh Allah, kawan. Dalam menghadapi hidup dan kehidupan di dunia ini kita harus selalu mengingat Allah. Dalam keadaan suka maupun duka kita harus selalu mengingat Allah, kawan.

Dalam kehidupan, bergerak naik berarti kita diharuskan untuk bersyukur, sedangkan bergerak turun berarti kita diharuskan untuk berlaku sabar. Oleh karena itu, dalam kehidupan kita tidak pernah bisa lepas dari rasa syukur dan bersabar. Dari gambaran tersebut dapat diambil pelajaran bahwa sholat berbuah syukur dan sabar.

Lalu apakah makna bersyukur itu? Syukur adalah menggunakan ni’mat Allah sesuai dengan kehendak yang memberi ni’mat (Allah). Dan apakah buah dari bersyukur itu? Buah bersyukur adalah ditambahnya ni’mat yang diberikan oleh Allah. Maka, dari gambaran sholat tersebut dapat diambil pelajaran bahwa; sholat dapat mengundang tambahnya ni’mat.

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (ni’mat) kepadamu” QS: Ibrahim (7)

Sedangkan apakah makna sabar itu? Sabar adalah menahan diri, dan hanya pasrah kepada Allah saja, apapun kondisinya. Dan apakah buah dari sabar itu? Buah bersabar adalah mendapat cinta dari Allah SWT. Tak hanya itu, buah sabar juga mendapatkan tiket gratis untuk masuk surga Allah.

“Allah mencintai orang-orang yang sabar” QS: Ali-Imron (146)

“Selamat atasmu (masuk surga) karena kesabaranmu” QS: Ar-Ra’d (24)

Bukankah dapat disimpulkan bahwa yang sholat diajak masuk surga oleh Allah, kawan. Lalu apakah masih kurang cukup alasan bagi kita untuk memantapkan diri mengikuti ajakan tersebut?

Akhirnya, seharusnya kita sadar kawan, bahwa gerakan sholat ternyata sarat dengan banyak pelajaran. Tidak akan pernah ada yang sia-sia ibadah yang diberikan Allah kepada kita. Dan yang perlu diingat, ini baru kajian tentang gerakan kawan, belum yang lainnya! MasyaAllah…

Sekian dulu kajian sholat kali ini kawan. Selamat menikmati postingan-postingan selanjutnya. Semoga bermanfaat! Amiin… 😀

Iklan

One thought on “Kajian Sholat #2 : Sholat Naik Turun

  1. Ping-balik: Sholat dan Kehidupan | Navigasi Kehidupan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s