Bicara Tentang Jodoh

Jodoh adalah sebuah misteri Ilahi. Takkan ada seorangpun yang dapat menafsirnya dengan pasti siapa jodoh kita, kapan kita bertemu dengan jodoh kita dan dimana kita akan berjumpa, kecuali itu dukun, itupun kalau benar, dan bisa juga salah. Lalu benarkah masih banyak orang yang masih mentafsirkan sebuah jodoh dengan fenomena-fenomena yang meski terkadang tidak sesuai dengan nalar namun banyak orang yang meyakini?

Adapun beberapa fenomena yang sedikit banyak mempengaruhi pemikiran khalayak umum mengenai jodoh adalah sebagai berikut;

  1. Kalau jodoh biasanya berwajah mirip

Tidak sedikit orang yang akan berkata “Mirip ya, emang udah jodoh” saat melifat foto atau saat bertemu langsung dengan pasangan hidup seseorang dan terdapat kemiripan diantara keduanya. Namun apakah hal tersebut bisa dijadikan patokan bahwa kalau jodoh pasti berwajah mirip? Bisa jadi, karena memang jodoh kita, atau dalam sebuah hadis shohih diriwayatkan bahwa wanita itu terbuat dari tulang rusuk laki-laki yang merupakan jodohnya. Dan jawaban belum tentu karena tidak sedikit pula orang yang meski wajahnya sangat berbeda bak langit dan bumi, namun mereka bisa hidup berdampingan hingga ajal memisahkan. Wallahu’alam…

  1. Kalau orang baik pasti jodohnya baik, begitu juga sebaliknya

Orang baik pasti jodohnya baik, dan orang buruk pasti jodohnya buruk, jadi selama belum mendapatkan jodoh, banyak orang yang berlomba-lomba memperbaiki diri dan memantaskan diri untuk menjadi baik dan mendapatkan jodoh yang terbaik. Hal tersebut memang sangat bagus dan patut diacungi jempol. Namun apakah hal tersebut bisa dijadikan sebuah parameter untuk mengukur kebaikan dan keburukan seseorang dengan jodohnya? Sekali lagi kita sebagai manusia di bumi ini hanyalah pelaku dari segala kehendak Yang Maha Kuasa. Selama apa yang kita lakukan diberi kehendak-Nya apapun yang tidak mungkin, bisa saja terjadi. Memang banyak orang yang baik berjodoh dengan orang yang baik pula, namun ada juga orang yang baik tetapi berjodoh dengan orang yang “buruk” demikian juga sebaliknya, orang yang “buruk” berjodoh dengan orang yang baik. Sekali lagi Wallahu’alam…

  1. Kalau jodoh gak bakal kemana

Terkadang kalau sudah jodoh, seberapa keras usaha untuk menghindarinya tidak akan pernah berhasil menolaknya. Demikian juga sebaliknya seberapa keras perjuangan untuk meraihnya, entah itu perjuangan dengan mengorbankan tenaga, uang, waktu, dan segalanya hingga tidak tersisa, kalau memang bukan jodoh tidak akan pernah berhasil. Apakah benar? Lalu apa kita hanya perlu berdiam diri untuk mendapatkan jodoh tersebut? Tidak, usaha tetap harus dilakukan, namun kita kembalikan lagi semuanya hanya kepada Allah sang pembolak-balik hati. Usaha adalah ibarat sebuah bahan bakar (bensin) kalau sebuah kendaraan tidak berbensin, tidak mungkin kendaraan itu bisa berjalan bukan. Dan sekali lagi Wallahu’alam…

***

Apakah fenomena-fenomena yang telah beredar luas di khalayak umum itu mampu dipertanggung jawabkan keabsahannya? Sekali lagi Wallahu’alam… hanya Allah yang Maha Mengetahui segala kebenarannya. Dan siapapun jodoh kita tentunya dialah pilihan terbaik yang diberikan Allah kepada kita. Yakinlah!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s