Diam Dalam Kecanggungan

Telinga terpasang tajam, siap untuk bekerja
Matapun terbuka lebar untuk mengamati
Fikiran tak kalah pamor memposisikan tugasnya

Mulut terkunci rapat tanpa mengeluarkan sepucuk katapun
Bukan tak mau hanya saja tak mampu
Diiringi leher yang hanya bergerak teratur kekanan dan kiri mengikuti alur waktu berjalan

Lalu, kenapa hati tidak memiliki cukup waktu untuk diperhatikan
Berusaha bersikap adil namun percuma
Tetap saja raga siaga namun jiwa hampa

Jiwa berusaha memberontak dalam sunyi
Raga mulai merasa jenuh untuk terus menunggu
Ingin kaki melangkah segera keluar dari koordinatnya

Seluruh otot menegang menolak semua laku
Berusaha pun serasa tak ada guna
Meski waktu terus berjalan, namun terasa lambat

Haruskah memang begini nasib seorang rookie
Berlaku bak boneka atau bahkan robot yang mudah diatur
Pengaturpun dengan leluasa berlaku sekenanya

Kapan? Menanti waktu yang mungkin tepat untuk berubah
Itupun kalau bisa dan meski terpaksa
Hanya perlu menunggu…

Iklan

2 thoughts on “Diam Dalam Kecanggungan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s