Mencicipi Sate Padang Pariaman

Sudah lama sekali rasanya saya tidak lagi menjelajah kuliner Indonesia. Dan Alhamdulillah kali ini saya kembali berkesempatan untuk melakukannya lagi.

Okay, kali ini saya akan membagikan sedikit cerita kuliner saya kepada para rekan-rekan sekalian, semoga tulisan kali ini dapat menjadi referensi bagi rekan-rekan yang ingin merasakan kuliner Nusantara. Khusunya makanan Sate Padang Pariaman. Meski namanya Sate Padang, tapi saya mencicipinya bukan di Padang rekan-rekan, saya hanya mencicipinya di kota Jakarta. Never mind, ๐Ÿ˜‰

Sate Padang Pariaman ini saya peroleh bukan di restoran-restoran bonafit rekan-rekan, saya hanya mencicipinya di PKL dekat dengan Masjid Istiqlal, Jakarta. Meski demikian, saya rasa sate ini sudah lumayan enak jika kita merasakannya dan menikmatinya saat kondisi perut terasa lapar. Dan tentunya yang paling maknyus ramah di kantong. Harganya cuma Rp. 15.000 untuk sepiring Sate Pariaman yang berisi lontong dan 10 tusuk sate daging. Murah bukan (untuk seukuran harga makanan di kota Jakarta). ๐Ÿ˜€ Alhamdulillah… ๐Ÿ˜†

grobak sate

Grobak PKL Sate Padang Pariaman di sekitar Masjid Istiqlal, Jakarta

Saya baru pertama kali ini merasakan Sate Padang Pariaman. Kalau sate-sate biasanya tentunya sudah sering menikmati dong… (Sombong) Kali ini saya dikejutkan dengan wujudnya karena wujudnya kalau rekan-rekan tau Kuliner khas Gresik “Lontong Rumo”, nah itu bentuk bumbunya mirip sekali. Bedanya hanya lebih encer mungkin. Dan rasanya juga hampir sama rekan-rekan, hanya saja ini ada Sate dagingnya sedangkan Lontong Rumo hanya di dominasi lontong dan bumbu yang beraroma udang.

Lontong Rumo Khas Kuliner Gresik

sateIni Sate Padang Pariaman Khas PKL di Masjid Istiqlal

Karena penasaran dengan cara pembuatannya, dan ingin mencoba membuatnya di rumah, akhirnya saya berselancar untuk mencari resep pembuatan Sate Padang Pariaman. Dan ketemulah satu resep yang saya anggap cukup komplit dan cukup mudah untuk di contoh ๐Ÿ˜€

Resep Sate Padang Pariaman

Bahan:

  • 1 kg daging has sapi, potong menjadi beberapa bagian
  • Air mendidih untuk merebus daging/sisakan sebanyak 750 ml
  • 1/2 gelas tepung beras, campur dengan air dingin
  • 1 lbr daun kunyit
  • 1 batang sereh (atau 1/4 std sereh tumbuk)
  • 3 cm lengkuas (atau 3 potong lengkuas kering)
  • 5 lbr daun jeruk
  • Irisan daun bawang secukupnya

Bumbu Yang Di Haluskan :

  • 8 cabe merah (atau 3 sdm cabe giling)
  • 1 bawang bombay
  • 4 siung bawang putih
  • 1/2 sdm ketumbar
  • 1/2 sdm kunyit bubuk
  • 1/2 sdm jahe giling
  • 1/4 sdt jintan
  • 1/4 sdt merica
  • 3 biji kapulaga/cardamon
  • 2 biji bintang/star anise
  • Kacang tanah, sangrai dengan api kecil lalu tumbuk kasar
  • Minyak goreng untuk menumis
  • Garam secukupnya

Bahan Pelengkap :

  • Ketupat dan bawang goreng. Plus kerupuk singkong dan kerupuk kulit kalau ada.

Cara Membuat Sate Padang Pariaman :

  1. Tumis bumbu yang dihaluskan dan daun2 hingga wangi, lalu masukkan daging. Tumis dengan api kecil hingga daging berubah warnanya, angkat dan diamkan +30menit agar bumbunya meresap.
  2. Tambahkan air mendidih pada tumisan daging, masak daging hingga setengah matang atau mudah untuk diiri. Iris bentuk persegi, gak usah tebal2, dikira2 saja yg penting gampang ditusukin ke lidi atau bambunya. Masukan kembali irisan daging, lanjutkan memasak hingga daging empuk. Lalu keluarkan daging dan tiriskan. Sisihkan air rebusan utk membuat kuah sate.
  3. Tusuk 3-4 potong daging per tusuk sate, atur dalam loyang, panggang sate dalam oven.
  4. Untuk kuah, panaskan sisa air rebusan (dikira2 cukup untuk sate dan ketupatnya, kalau kurang tambahkan air mendidih secukupnya), tambahkan tepung beras yg telah dilarutkan dan tumbukan kacang tanah, aduk rata, cicipi, masak hingga kuahnya kental. Setelah mendidih masukkan irisan daun bawang dan angkat.
  5. Hidangkan bersama dengan pelengkap.

***

Sekian dulu kuliner kali ini ya rekan-rekan….

Semoga bermanfaat…

Dan…

Tunggu kuliner-kuliner berikutnya… ๐Ÿ˜‰

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s