Fakta Tentang Saya #SonglitChallenge3

Banyak orang yang akan bertanya atau bahkan mungkin mengira bahwa saya adalah orang yang paling beruntung di dunia. Lulusan Peerguruan tinggi negeri. Punya segala yang saya inginkan. Punya Sahabat yang sangat peduli, Keluarga yang begitu penyayang, Pacar yang sangat mencintai saya, dan yang paling diidamkan banyak orang, Harta yang serba cukup dan mencukupi segala kebutuhan atau keinginan yang saya inginkan.

Namun apakah semua itu cukup memuaskan untuk menjalani hidup di dunia yang serba misteri ini? Bahkan saya masih merasa belum menjadi siapa-siapa atau malah bukan siapa-siapa.

Saya hanyalah manusia biasa, dengan segala kekurangan dan kelemahan yang menyelimuti diri. Mungkin banyak orang yang juga sudah menyadarinya, saya hanya seorang perempuan yang memiliki kulit coklat kehitaman, tinggi 165 cm, dan memiliki berat badan 55 Kg. Proporsional? mungkin. Berambut keriting, atau lebih tepatnya gimbal tak teratur. Dan banyak menderita banyak penyakit yang tidak pernah diketahui banyak orang. Skoliosis, Ambeyen, Vertiligo, ah, bahkan saya takut untuk menyebutnya satu persatu.

Saya yang hanya mandi satu kali dalam sehari, dan mungkin ini dianggap jorok bagi sebagian besar orang. Saya yang tidak pernah telat makan sedikitpun jika merasa lapar. Tidak pernah sekalipun mendownload film gara-gara tidak pernah bisa dan tidak pernah mencoba dan belajar untuk bisa. Tidak pernah bisa membuat desain ataupun membuat suatu karya dengan program desain pada komputer, meskipun itu hanya untuk mengedit hasil foto pribadi. Dan yang paling pasti selalu bertingkah bak seorang yang bebas namun terlibat dan terikat dengan banyak hal.

Sekali lagi saya hanya seorang alumni perguruan tinggi negeri yang sampai sekarang belum menemukan jati dirinya. Masih menggantungkan kehidupan sehari-hari dengan menengadahkan tangan kepada orang tua yang memiliki harta berlebih. Meskipun sudah bekerja, namun apapun itu tidak layak untuk disebut sebagai seorang pegawai yang memiliki ijazah perguruan tinggi negeri karena merasa pekerjaan itu sama sekali tidak pernah menerapkan ilmu yang telah saya peroleh.

Ah dari sisi manapun, saya tidak pernah pantas untuk disebut sebagai seorang manusia yang sempurna.

We’re just ordinary people
We don’t know which way to go
Cause we’re ordinary people
Maybe we should take it slow
Take it slow, ohh…
This time we’ll take it slow
Take it slow, ohh…
This time we’ll take it slow

Kita hanyalah manusia. Manusia yang penuh dengan kelemahan dan kekurangan. Manusia yang sekalipun tidak akan pernah merasa mencapai kepuasannya. Manusia yang selalu merasa kekurangan. Ya, hanya seorang manusia biasa.

***

Tulisan diatas hanyalah FIKTIF belaka, ditulis untuk bersenang-senang dalam ajang songlitchallenge #3 bersama Illmi, Tutus, Septia, Enya dan Fiqih. Referensi lagu kali ini berjudul John LegendOrdinary People

Iklan

2 thoughts on “Fakta Tentang Saya #SonglitChallenge3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s