Bintang dan Bulan Sabit #SonglitChallenge2

Ingin sungguh aku bicara satu kali saja||Sebagai ungkapan kata perasaanku padamu||Telah cukup lama ku diam di dalam keheningan ini||Kebekuan di bibirku tak berdayanya tubuhku||Dan ternyata cinta yang menguatkan aku||Dan ternyata cinta… ~Anji, Drive~

“Mas, sampean lagi galau ya? kok lagunya melow terus, dari tadi lagu inii terus yang diputer…” Tanyaku padamu malam itu. Saat hanya ada kau dan aku. Saat kesunyian menemani kau dan aku didalam kegelapan malam. Saat sinar bintang dan bulan sabit menghiasi langit yang hitam. Dan saat hanya lagu itu yang terdengar samar bagiku menemani kediamanku karena bahagia telah berada satu pos denganmu di sela-sela menunggu datangnya peserta ospek pertama yang tak kunjung datang. Pos pada JJM (Jalan-jalan Malam) di acara ospek mahasiswa baru yang bertempat di bumi perkemahan kota Gresik.

“Galau dari mana to dek, didengerin dong lirik lagunya…” jawabmu hanya singkat dan dengan senyum yang singkat pula. Senyuman hangat tersungging dari bibirmu itu aku lihat samar-samar dari cahaya layar hapemu yang kau buat untuk memutar lagu “Ternyata Cinta” milik Anji-Drive.

Sambil kau keraskan volume hapemu, lagu yang semula liriknya terdengar samar-samar kini semakin jelas.

Kau yang sungguh selalu setia menemani kesepianku||Menjaga lelap tidurku, membasuhku setulusnya||Dan ternyata cinta yang menduakan aku||Dan ternyata cinta tulus mendekap jiwaku||Dan ternyata cinta yang menduakan aku||Dan ternyata cinta… ~pendengaranku sedikit terganggu~

“Cinta itu bukan berarti hanya cinta kita pada lawan jenis Dek… Saat Mas mendengar lagu ini, perasaan Mas bener-bener merasa tenang dan damai sambil menghayati dan merasakan bahwa Cinta yang benar-benar tulus pada kita itu ya cuma Cintanya Allah kepada kita, makhluknya.” Jelasmu panjang lebar, dan aku hanya mampu mengangguk-ngangguk semakin kagum padamu Mas…

“Lho tapi kok ada liriknya yang -ternyata cinta yang menduakan aku- maksudnya apa coba Mas…” Tanyaku kembali padamu sambil menambahkan kalimatku itu dalam hati. “Aku tau Mas, kamu baru saja putus kemarin siang kan. Aku tau Mas, kau telah di duakan bukan. Ah benar-benar bodoh dia yang menyia-nyiakanmu Mas.”

” Yang mana dek??” Kembali kau memutar lagu itu.

Kau yang sungguh selalu setia menemani kesepianku||Menjaga lelap tidurku, membasuhku setulusnya||Dan ternyata cinta yang menguatkan aku||Dan ternyata cinta tulus mendekap jiwaku||Dan ternyata cinta yang menguatkan aku||Dan ternyata cinta…

“Oh, yang menguatkan seh ternyata” jawabku setelah kembali meneliti lirik lagunya. Dan sejak saat ini, sejak malam ini, entah mengapa aku menjadi suka dengan lagu yang kau putar Mas.

Aku tau kau masih terluka. Aku tau hatimu mungkin kini telah remuk berkeping-keping Mas. Seandainya aku bisa mengobati lukamu Mas. Seandainya aku bisa menyusun dan menempel kembali pecahan hatimu yang telah remuk Mas. Kembali ku memandang bintang dan bulan sabit yang bersinar terang. Ah seandainya…

Dan akhirnya peserta pertamapun datang memecah sunyi. Tugaspun sejenak melupakan asaku malam itu. Malam yang cerah penuh dengan bintang dan bulan sabit.

***

Tulisan diatas hanyalah fiksi belaka, ditulis untuk bersenang-senang dalam ajang ajang songlit challenge #2 bersama Illmi, Tutus, Septia, Enya dan Fiqih. Referensi lagu kali ini berjudul “Ternyata Cinta”_Anji_Drive.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s