Jalur Keretamu

Meskipun sedikit,
sama sekali tak bergetar.

rel

Benar,
ini tidak seperti biasa saat aku memandangmu
Saat aku mencoba mengingat namamu
Dan saat aku merada diatas rel keretamu.

Yah mungkin inilah suatu kebenaran
Yang ditunjukkanNya kepada hambaNya
Agar hamba tersebut dapat memahami
Dan kembali menempuh jalur rel keretamu.

Tetap setia menunggu
Walau kereta eksekutif telah berlalu
Dan menanti masinis hingga melaju
Menuju jalur keretamu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s