Semua Tentang Ikan #1

20120318HargaIkanNaik170312-2

Daging Ikan Lebih Cepat Masak Dibanding Daging Lain

Ikan yang seumur hidupnya tinggal di air bukan semata-mata hal tersebut yang menyebabkan dagingnya menjadi lunak dan cepat masak dibanding daging lain. Tetapi masih banyak alasan lain yang menyebabkan daging ikan tersebut lebih cepat masak.

Salah satu alasan tersebut adalah aktivitas ikan sehari-hari yang hanya berenang sehingga menyebabkan otot-otot ikan tidak seberkembang seperti hewan-hewan pada umumnya yang harus berpacu untuk berlari, atau mengepakkan sayapnya untuk terbang.

Tetapi yang lebih penting adalah kenyataan bahwa ikan memiliki jaringan otot yang secara mendasar memang berbeda dari kebanyakan hewan darat. Untuk melesat kabur dari musuh-musuhnya, ikan memerlukan gerak menyentak yang sangat bertenaga, disbanding gerakan tidak menyentak dalam jangka waktu yang lama seperti pada hewan darat lainnya saat berlari.

Oleh karena itu, otot-otot ikan terbentuk dari serat-serat yang dapat berkontraksi dengan cepat. Otot-otot ini lebih pendek dan lebih tipis dibandingkan hewan darat.

Satu alasan penting lainnya yang menyebabkan daging ikan lunak adalah karena mereka hidup dalam lingkungan yang pada dasarnya tanpa berat (dalam air). Oleh sebab itu mereka tidak memerlukan jaringan pengikat (Tulang rawan, Tendon, Ligamen, dsb) yang diperlukan oleh kebanyakan mahluk lain untuk menyangga berbagai bagian tubuh dan mempersatukan semuanya dengan rerangka utama.

Maka praktis ikan seluruhnya terdiri atas otot tanpa jaringan-jaringan liat yang sulit diuraikan. Ikan bahkan cukup lunak untuk dimakna mentah-mentah seperti pada makanan Shushi.

Daging Ikan Berwarna Putih Meskipun Berdarah Merah

Yang suka makan ikan pasti tau bahwa ikan pada umumnya memiliki daging berwarna putih. Daging ikan memiliki pembawaan yang berbeda dari daging kebanyakan makhluk yang berjalan, melata, dan terbang, yang memiliki warna merah.

Hal tersebut dikarenakan beberapa alasan. Salah satunya adalah karena darah ikan yang sangat sedikit. Yang sedikit itupun sebagian besar hanya terpusat dalam insang. Ketika ikan yang memiliki protein tinggi tersebut terhidang di meja makan, hampir semua darahnya hilang karena tercuci.

Mudahnya mencuci darah dari daging ikan tersebut tak lain karena aktivitas otot ikan yang berbeda. Karena dirancang hanya untuk kontraksi-kontraksi cepat, spontan, dan singkat, otot ikan tidak memerlukan cadangan ioksigen seperti pada otot hewan darat lain pada umumnya.

Sebagaimana kita ketahui, otot-otot kontraksi lambat pada hewan darat harus menyimpan oksigen dalam bentuk mioglobin (sebuah sneyawa merah yang berubah menjadi coklat saat terkena udara atau panas). Mioglobin inilah yang membuat daging menjadi merah yang tidak dimiliki oleh ikan.

Baca Selanjutnya >> Semua Tentang Ikan #2

Iklan

6 thoughts on “Semua Tentang Ikan #1

  1. oohh gitu toh! btw ngambil nih mana nih artikel? natinal geographics ya? :-p
    makasih infonya.
    Lha kalo ikan di kedalaman lebih dari 300 m gmn hayoo. knp bentuk tubuhnya aneh-aneh? knp bisa menghasilkan cahaya??

  2. Ping-balik: Tuhannya Peon | septiadiah's weblog

  3. Ping-balik: Petir dan Wajah Anakku | septiadiah's weblog

  4. Ping-balik: Semua Tentang Ikan #2 | Navigasi Kehidupan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s