Menikmati Sate Darjo Bareng Family

Mudik ke kampung halaman adalah satu moment yang tepat bagi seluruh anggota keluarga untuk menikmati makanan warung bersama-sama. Kok bisa? Iya, karena di hari biasa sangat jarang atau hampir tidak pernah sama sekali kami sekeluarga pergi bersama hanya untuk makan di warung atau rumah makan. Setiap hari, Ibu saya selalu senang dan setia untuk masak sendiri di rumah. Masakannya pun. Hemmmm…. Delisissiossoo :*

Oleh karena itu, mudik ke kampung halaman Bapak saya di Sidoarjo menjadi salah satu aktifitas rutin untuk menikmati Sate Darjo (Sidoarjo). Hampir setiap mudik tersebut kami mampir ke warung Sate Gule  pinggir jalan dekat gapura masuk kampung Bapak saya, Prambon.

DSCN0157 DSCN0156Bapak, Ibu, dan Mas saya saat menunggu pesanan yang tak kunjung datang

Konon kata Bapakku, sejak beliau masih kecilpun warung tersebut sudah ada. Sambil menunggu untuk disajikanpun Bapak saya sempet berbincang-bincang dengan bapak pembakar Sate-nya.

Ngomong-ngomong masalah bakar sate. Saya baru melihat pertama kali ini pembakar sate yang unik. Tidak menggunakan kipas, tapi menggunakan sebuah alat (bisa lihat di gambar). Cara kerja alat tersebutpun unik, cuma diputara pelan saja udara yang dikeluarkan sangan kenceng dan fokus langsung mengenai sate-nya.

DSCN0161Proses pembakaran sate yang menggunakan mesin kipas unik

TARAAAAAAAAAAA……………
Dan akhirnya kami sekeluargapun akhirnya menikmati menu Sate Gule Darjo bersama-sama di suasana mudik. 😀

DSCN0159
Sate Gule yang siap santap

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s