Vera Srimulat Jualan di Kantin FST

Pelawak memang terkenal dengan guyonan dan keunikannya, demikian juga Budi Herawati Vera, seorang pelawak Srimulat yang terkenal dengan panggilan Vera Srimulat. Disamping menjadi seorang pelawak, uniknya Vera juga menjadi seorang pengusaha kantin. Dan yang lebih uniknya lagi, tempat yang menjadi bidikan Vera untuk mendirikan kantin adalah Pujasera Fakultas Sains dan Teknologi (FST). Kantin Vera tersebut bernama kantin “Citra Mulia” atau biasa disingkat kantin Ci-Mul. Kantin yang terletak di nomor urutan ke lima dari kiri pintu keluar gedung FST menuju pujasera tersebut dinahkodahi-nya sejak tahun 1994 hingga sekarang.

DSCN3633Tampak Vera Srimulat yang sedang melayani pengunjung mahasiswa

Bergelut di dunia kantin bukan berarti Vera ahli dalam bidang masak memasak. Vera mengaku membuka kantin di FST hanya bermodal nekat. “Sebenernya saya itu tidak pinter masak, cuma kalau disuruh masak ya bisa gitu aja..” Ungkap Vera yang mulai bergabung dengan grup Srimulat sejak tahun 1977 sampai sekarang.

Vera bercerita bahwa idenya pertamakali untuk mendirikan kantin di FST muncul ketika berkunjung ke kantin milik istri Tessi, Sri Handayani, yang sudah berjualan terlebih dahulu di kantin FST.

“Pas kebetulan berkunjung ke kantinnya mbak Sri, saya diajak membuat kantin, akhirnya setelah berdiskusi dengan suami, suami saya juga mendukung saya untuk membuat kantin karena sadar bahwa manggung itu pasti ada masanya, tidak mungkin kalau kita terus-terusan bergantung dari penghasilan manggung saja” cerita istri Agus, gitaris band pengiring Srimulat ini.

Sejak berkunjung ke kantinnya istri Tessi, Vera merasa banyak mendapat peluang untuk mulai membuka usaha kantin yang sebelumnya tidak pernah Ia geluti tersebut. Secara kebetulan, Sepupunya yang sudah mempunyai kantin tepat di samping kantin istri Tessi berencana pindah ke Bali dan menawarkan kantinnya untuk dikelola Vera. Tanpa membuang kesempatan, Vera langsung mengambil tawaran sepupunya tersebut. Dan jadilah Vera seorang pelawak Srimulat sekaligus pengusaha kantin di FST.

“Semua serba kebetulan, mulai dari main ke kantin istrinya Tessi, sampai punya sepupu yang juga punya kantin di FST. Dan kebetulan juga sepupu saya tersebut mau pindah ke Bali, jadi kantinnya dipindah alihkan ke saya” terang Vera yang selalu berperan sebagai “ayu-ayuan”-nya Srimulat ini.

Ternyata mengelola kantin tidak semudah melawak. Hal tersebut dirasakan Vera saat pertama kali mencoba mengelolanya. Peraturan menu yang tidak boleh ditiru sempat membuat Vera berfikir keras untuk membuat satu menu andalan sebagai icon kantin yang dikelolanya. Dan akhirnya, Vera memutuskan untuk membuat menu khusus yakni Rendang Sambal Ijo dan Lontong Cap Go Meh sebagai menu andalan dengan latar belakang Palembang sebagai kota kelahirannya.

Pilihan menu khusus kantinnya yang berbahan dasar daging tersebut ternyata juga berakibat pada penghasilannya. Dengan bahan dasar daging yang harganya tidak murah, apalagi dengan pasaran mahasiswa yang notabene uang sakunya pas-pasan membuat Vera tidak bermuluk-muluk memasok harga yang mahal agar mendapatkan laba yang banyak.

“Ketika baru pertama kali buka kantin di FST, penghasilan pertama dulu cuma sebesar Rp 9.000.-. Kalau sekarang dengan harga daging yang semakin meningkat, penghasilan masih Alhamdulillah, meskipun laba maksimalnya cuma 20% dari omset“ papar perempuan kelahiran Palembang, 6 Juni 1955 ini.

Sekarang Vera sudah mengurangi kesibukannya di kantin. Vera memilih mengisi hari-hari tuanya bersama cucu pertamanya di rumah meskipun terkadang seminggu sekali atau dua kali masih menyempatkan diri menengok kantinnya yang sekarang lebih banyak dikelola oleh Supriyatin, menantu pertamanya.eNTe

DSCN3635Tampak Vera Srimulat di dalam dapur kantinnya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s