Kentang Pak Inggih, Buah Dari Bromo

Kali ini saya tidak akan bercerita tentang bagaimana serunya mbolang ke gunung Bromo (untuk yang pertama kalinya, dan penuh dengan rintangan), mungkin itu lain kali. Tapi kali ini saya akan bercerita tentang oleh-oleh yang saya dan rekan-rekan saya peroleh dari seseorang yang super-duper Amazing, pak Inggih, kepala desa tempat teman saya KKN (Kuliah Kerja Nyata) dulu, Sukapura.

Oleh-oleh kami tersebut adalah kentang. Sekilas mungkin tak menarik, tapi kalau lebih dicermati dan kentangnya tak hanya satu, tapi banyak, WOW…

Kami berempat mendapatkan Kentang runtuh dari pak Inggih masing-masing satu bungkus kresek merah besar yang beratnya kalau ditimbang pasti lebih dari 5 Kg.

Toet2875Bungkusan kentang dari pak Inggih. Satu orang satu bungkus kresek merah besar.

Toet2876Kentang raksasa: Baru pertama kali ini saya melihat kentang yang besarnya mengalahi ubi jalar.

Sebelumnya kami sama sekali tidak menyangka akan mendapatkan doorprize dari pak Inggih. Kami hanya berniat mampir kerumah pak Inggih setelah turun dari Bromo.

Dirumah beliau kami berempat disambut hangat oleh pak Inggih beserta istrinya. Pasangan yang masih terlihat masih muda itu dengan senang dan sumringah menemui kami meskipun mereka terlihat sibuk dengan kesibukannya, pak Inggih yang sedang menyuci mobil, dan ibu yang entah sedang sibuk apa di dalam rumah.

Lebih dari satu jam kami bermain dirumah asri pak Inggih. Berbagai macam percakapan mulai dari masalah perkebunan sampai politik pun mereka tanggapi dengan sangat interaktif. Keren.

Tak hanya bercakap-cakap, kami pun berjalan-jalan mengelilingi kebun sekitar rumah pak Inggih yang asri. Berbagai macam tanaman terlihat disana, mulai dari Bawang Prei, Seledri, jagung, dll. Melihat pemandangan sekitar yang begitu asri membuat saya jadi teringat akan permainan/game Farm frenzy dan juga berkeinginan untuk tinggal di daerah seperti ini, maklum kampung halaman saya (Gresik) tak se-asri ini. Yah semoga… 😀

Iklan

8 thoughts on “Kentang Pak Inggih, Buah Dari Bromo

  1. Ping-balik: Kue Kentang Ala Chef Atut | Navigasi Kehidupan

  2. Ping-balik: Perkedel Kentang Dari Kentang Terakhir | Navigasi Kehidupan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s