Belajar Jadi Trainer

Pembekalan dan Rapat Kerja (Raker) Kepengurusan CSS MoRA Unair tahun 2013 telah berlangsung pada senin (18-20/02) di Villa Fanny, Pacet, Mojokerto.

Saya jadi teringat perjalanan saya selama tiga tahun terakhir ini.

Tahun kemarin, Saya masih berkontribusi dengan menjadi panitia penyelenggara Pembekalan dan RAKER Kepengurusan CSS MoRA Unair tahun 2012 sebagai koor sie acara. Sudah menjadi tradisi untuk para pengurus lama yang bertanggung jawab menyelenggarakan acara Pembekalan dan RAKER untuk kepengurusan yang baru, Kepengurusan yang dipimpin oleh Zainudin’10.

Tahun kemarin lusanya, Saya menjadi salah satu peserta Pembekalan dan RAKER Kepengurusan CSS MoRA Unair tahun 2011. Yang alhamdulillah saya masih diberi amanah untuk menjadi Bendahara I pada kepengurusan yang diketuai oleh Awal’09 tersebut.

Tahun kemarin lusanya lagi, Saya juga sudah menjadi peserta Pembekalan dan RAKER Kepengurusan CSS MoRA Unair tahun 2010.  Pada saat tersebut saya diberi amanah untuk membantu mbak Adibah’08 sebagai Bendahara II.

Kini, Alhamdulillah, saya masih diberi kesempatan untuk berkontribusi dalam Pembekalan dan RAKER Kepengurusan CSS MoRA Unair 2013. Kali ini saya bukan sebagai peserta maupun panitia. Tapi diberi kepercayaan panitia untuk mengisi materi yang bertema “Team Building”.

Belajar Jadi Trainer

Menjadi seorang pemateri bukanlah keahlian saya, apalagi materi-materi macam Team Building, Kepemimpinan, dan Ke-CSS-an. Semula saya di hubungi  salah seorang panitia untuk menjadi pemateri tentang ke-CSS-an. Wow, saya langsung mengaca, siapa saya? merasa tak pantas membawakan materi se sakral itu karena masih benyak yang lebih pantas dibanding saya. Tetapi karena dengan berbagai alasan yang akhirnya saya pun menerima tawaran tersebut. Salah satu alasannya adalah saya masih tetap ingin berkontribusi untuk CSS dengan segenap kemampuan saya. Seketika itupun saya langsung menyiapkan diri untuk menjadi seorang pemateri yang mumpuni dan dapat memberikan manfaat.

Akhirnya H-3 saya dihubungi lagi, dan ternyata tema materi saya diganti, yang semula ke-CSS-an berubah menjadi Team Building. Karena memang dasarnya sudah bersemangat. Akhirnya saya terima juga peralihan materi tersebut. Dan saya kembali mulai menyiapkan materi yang diperlukan se-perfect mungkin.

Langkah pertama yang saya lakukan adalah mengumpulkan materi-materi yang pernah saya terima seputar team building.

Langkah kedua, saya mulai membuat garis-garis besar haluan yang akan saya sampaikan, mulai dari membuat PPT,  Videonya, sampai Game yang diperlukan.

Langkah ketiga ternyata saya tidak pinter-pinter amat untuk mendesain sebuah video. Akhirnya saya meminta bantuan salah satu teman saya yang suka mengotak-atik barang semacam video. Dan video yang saya buat adalah video yang memutar sebuah lirik lagu dengan iringan instrumennya. Lirik yang sesuai untuk team building saya buat sendiri, rencananya lirik tersebut akan diiringi instrumen lagu Tombo Ati-nya Opick.
Liriknya adalah:

Prusak fungsi tim ada lima perkaranya
Yang pertama tidak ada kepercayaan
Yang kedua takut terlibat dalam konflik
Yang ketiga menghindari tanggung jawab
Yang keempat tidak adanya komitmen
Yang kelima tak peduli pada hasil
Salah satunya tidak boleh dilakukan
Karena itu kita harus berwaspada

Trainer Amatiran

Akhirnya hari-H pun telah datang. Saya berangkat dari surabaya tepat pukul 13 siang (18/02) beserta Awal’09 yang juga menjadi pemateri Kepemimpinan. Semula kami berencana untuk berangkat tepat setelah sholat dhuhur, tapi ternyata Awal molor hingga jam 1, padahal saya harus mengisi materi pukul setengah 3. Hadeuh..

Akhirnya kami sampai di villa Fanny sekitar pukul 15.oo WIB. Alhamdulillah  jadwal saya diundur menjadi jam 15.30, gak jadi telat dah…

Saat pertama kali berada di depan stage, saya hanya berdiam diri tanpa ekspresi sambil menyebar pandangan ke seluruh peserta yang tak lain adalah calon pengurus CSS MoRA Unair 2013. Memang strategi. Para pesertapun heran. Akhirnya saya pun bersuara.

“Siapakah kalian ini?” tanya saya pada mereka. Jawaban pun tak kompak sama sekali. Ada yang menjawab “Adeknya mbak Atut”, “Calon pengurus CSS”, “Mahasiswa”. Macam-macam pokoknya. Mereka mulai bingung.

“Okeh, saya tidak akan mau memberikan materi kecuali kepada The Best Team. Jadi kalau saya tanya ‘Siapakah kalian ini?’, jawaban kalian harus ‘We Are The Best Team’. Jadi siapakah kalian ini??”

” WE ARE THE BEST TEAM” Jawab mereka serempak dan kompak.

Materipun mulai berjalan dengan lancar. Ditengah-tengah materi saya menyelipkan sedikit game perkenalan. Game yang intinya agar dalam satu tim itu saling mengenal. Game tersebut berjudul “Kisah Angka-angka”. Dan diakhir materipun saya tutup dengan game “Telur Sakti”. Game yang intinya kerjasama tim yang baik untuk membuat sebutir telur yang diberikan tidak pecah saat dilemparkan dari lantai kedua dengan bekal yang tersedia Ex: Sedotan, kertas, balon, dll.

Berpose setelah menjadi trainer amatiran bersama ketua CSS MoRA Unair 2012

PPT Team building CSS MoRA 2013

Iklan

4 thoughts on “Belajar Jadi Trainer

  1. wiiiiiii kakak atut keren….. jadi ngepens deh :3

    tadi kalo gak salah ada kata “saya langsung mengaca, siapa saya?” ngaca dimana kakak atut???

    kan situ ndak punya kaca, #eh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s