KKN Ngapain Aje? #2

Setelah melaksanakan KKN BBM Tematik I dua minggu pertama dengan sukses. Minggu-minggu selanjutnya pun tak kalah suksesnya. (sukses acaranya, sukses capeknya, dan sukses semuanya…)

1. Sabtu, 10 November 2012

Kali ini saya ijin telat datang ke kelurahan karena masih ada keperluan meliput acara Sidang Senat di Rektorat, sebagai tugas magang di Warta Unair. Selesai jam 12.00 siang, capcus saya langsung berangkat menuju ke Kelurahan Klakahrejo. Di pertengahan jalan tiba-tiba salah satu teman KKN, Dewi, mengirim SMS, ternyata mereka semua berangkat menuju ke Kelurahan Sememi untuk mengadakan rapat tentang acara kerjasama kedua Kelurahan, yakni Cerdas Cermat tentang HIV AIDS.

Dengan membawa berbagai peralatan kesehatan yang akan digunakan untuk besok, karena malam ini saya akan menginap di rumah Astri, saya langsung menuju ke Kelurahan Sememi untuk mengikuti rapat koordinasi tersebut.

2. Minggu, 11 November 2012

Seperti yang telah diagendakan, kali ini kami mengadakan acara Cek Kesehatan Gratis untuk para Lansia di RW-1 Kelurahan Klakah Rejo. Kali ini saya bertugas sebagai MC lagi, setelah sedikit bertegur sapa dengan para ibu-ibu Lansia yang sudah berkumpul di Balai RW-1, acara dilanjutkan dengan sedikit sosialisasi oleh Lukman tentang penyakit-penyakit yang sering diderita para Lansia, yakni Hipertensi, Asam Urat dan Dieabetes.

Setelah acara sosialisasi selesai akhirnya acara cek tensi, asam urat, dan gula darahpun dimulai dengan tertip karena para ibu-ibu peserta sudah diberi kupon antrian untuk di sek kesehatannya. Kali ini saya bertugas sebagai Konsultan (amatiran) dari hasil yang telah diperoleh oleh ibu-ibu lansia, entah ibu tersebut sehat, ataukah ada yang kurang normal tekanan darahnya, asam uratnya, maupun gula darahnya.

Yang paling mengharukan ketika berkonsultasi dengan para lansia adalah keteika ada salah satu ibu yang tekanan darahnya tinggi. Dengan anda santun saya menjelaskan agar ibu tersebut jangan banyak mengkonsumsi daging, apalagi daging kambing, dan asin-asinan. Tapi ternyata ibu tersebut ketika saya bilang tentang larangan makan asin malah menjawab dengan polosnya “Lha gimana dong mbak, wong kalo ibuk laper ya tinggal ambil nasi trus ditaburin sama garam itu aja udah enak bikin kenyang, masak gak boleh makan asin?” saya termenung, jaman sekarang ternyata masih ada yang makan cuma pake lauk garam. >.<

Akhirnya saya mengalah, dan hanya bisa membujuk ibunya untuk setidaknya tidak apa-apa mengkonsumsi makanan “asin” asalkan agak dikurangi kadarnya. Selain itu saya juga menganjurkan ibu tersebut untuk banyak-banyak mengkonsumsi buah mentimun sama belimbing saja, dan juga dijaga fikirannya jangan sampai stress.

Acara selesai dan Alhamdulillah lancar dengan total peserta Lansia sebanyak 47 orang, dari target 50 orang.

3. Rabu, 14 November 2012

Hari ini saya dan Astri selesai kuliah, pukul 14.00 WIB tepat langsung berangkat ke Kelurahan Klakahrejo untuk mengurusi acara pelatihan recycle sampah yang akan diadakan hari minggu besok. Mulai dari meminta persetujuan pak lurah, sampai mengefixkan tempat dan membagikan undangan kepada para Kader PKK.

Tepat pukul 17.00 WIB semua kepentingan dan urusan telah selesai. Tempat sudah fix dibalai RW II, Undangan sudah tersebar, untuk RW I sudah diserahkan ke Bu Haryati sebagai kader di RW I, dan RW II diserahkan ke Bu Sulis sebagai kader RW II.

Barang-barang yang akan dipakai pada saat pelatihan atau sampah yang akan di Resycle-pun sudah Fix pesan ke ibu Supiani, selaku pengumpul barang rombengan di RW I. Gelas bekas berwarna (Ex: Ale-ale, The Gelas, The Rio, dll), dan juga kaleng bekas rokokpun akan bu Supiani sediakan untuk pelatihan hari minggu besok.

4. Sabtu, 17 November 2012

Pagi ini saya berangkat dari rumah Gresik, karena kebetulan dua hari kemarin libur tanggal merah karena merupakan tahun baru Hijriyah 1434H. Waktu yang ditempuh dari rumah saya menuju Kelurahan hanya 30 menit, lebih cepat disbanding dari kampus ke kelurahan.

Tepat pukul 09.00 WIB saya sampai di Balai RW II, tempat yang akan digunakan untuk pelatihan bunda PAUD dengan tema “Cara Menangani ABK (Anak Berkebutuhan Khusus)”. Karena kebetulan saya yang bertugas untuk menyiapkan tempatnya, karena sampai ditempat tersebut balainya masih tertutup rapat, akhirnya saya menuju ke rumah Bunda Ima untuk mengambil dan meminjam kuncinya. Kemudian bersama-sama kami membersihkan dan menyiapkan tempat yang biasanya digunakan untuk mengajar PAUD itu menjadi tempat pelatihan yang kondusif.

Pukul 10.00 WIB tepat, sesuai jadwal pemateri yang merupakan dosen di Fakultas Psikologi sekaligus konsultan PAUD wilayah Surabaya, Bunda Neni telah tiba di lokasi. Tetapi yang sedikit menegangkan adalah pesertanya, para bunda PAUD belum ada yang datang. Akhirnya kami berbagi tugas untuk menjemput para bunda tersebut. Dan saya kebagian menjemput para bunda yang ada di RW II, dengan tujuan utama adalah rumah Bunda Sulis dan Bunda Ima.

Akhirnya pukul 10.40 WIB, acara bisa dimulai, dan lancar sesuai dengan rencana. Dengan beberapa materi yang ditampilkan dengan proyektor, diiringi dengan praktek-praktek yang menyenangkan, bunda Neni menyulap kegiatan pelatihan yang identik dengan kebosanan menjadi suasana yang penuh dengan semangat. Tepat pukul 12.00 acara pelatihanpun selesai.

Setelah acara Pelatihan Bunda PAUD, kami melanjutkan dengan evaluasi kegiatan pelatihan tersebut dan juga langsung dilanjutkan dengan rapat persiapan untuk acara besok, yakni pelatihan Resycle Sampah. Yang kebetulan saya sebagai Penanggung Jawab (PJ)-nya.

Dan akhirnya pukul 15.00 WIB kami semua berangkat undur diri untuk pulang, tidak menuju rumah melainkan menuju rumah Eta, tempat menginak kita malam ini.

5. Minggu, 18 November 2012

Pukul 07.30 WIB, kami semua yang menginap dirumah Eta sudah siap meluncur berangkan menuju kelurahan untuk menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk pelatihan nanti. Salah satunya adalah mengambil barang bekas dirumah ibu Supiani.

Akhirnya setelah mengikuti ibu Supiani ke TPS (Tempat Pembuangan Sampah) kami mendapatkan semua barang yang dibutuhkan untuk nanti, Gelas berwarna 200 buah, serta kaleng bekas 20 buah. Sayangnya gelas berwarnanya sangat kotor, sehingga saya, ditemani Eta dan Lia akhirnya membersihkan dan mencuci gelas-gelas tersebut di pancuran PDAM milik Mbok Seh, penjual makanan ringan disamping Kelurahan. Sedangkan Lukman dan Jalil yang semula ikut mengambil barang-barang akhirnya berangkat terlebih dahulu ke balai RW II untuk menyiapkan tempatnya.

Tepat pukul 09.30 WIB, semua gelas telah bersih selesai dicuci. Sampai di tempat pelatihan ternyata belum juga ada yang datang, padahal undangan yang tersebar dijadwal mulai pukul 09.30 WIB. Sambil menunggu pemateri dari FKM, mas Fahmi, yang agak telat datang karena kesasar, akhirnya semakin lama pesertanya terus bertambah. Hingga akhirnya mas Fahmi dan satu temannya lagi datang, acara pelatihanpun langsung dimulai tepat pukul 10.30 WIB.

Pelatihan yang dilakukan adalah pelatihan membuat tirai dari gelas bekas dan juga kotak pensil dari kaleng rokok yang diselimuti dengan anyaman bungkus mie instan. Mekanismenya seluruh peserta dibagi menjadi dua kelompok, satu kelompok diberi pelatihan membuat tirai, dan satu kelompoknya lagi diberi pelatihan membuat tempat pensil oleh pemateri lain. Yang kemudian setelah istirahat makan siang kedua kelompok bertukar posisi untuk memperoleh pelatihan yang berbeda. Yang semula latihan membuat tirai sekarang ganti membuat tempat pensil, begitupun sebaliknya sampai para ibu-ibu dapat membuat tirai dan tempat pensil dengan tangannya sendiri.

Setelah keduanya selesai acara selanjutnya adalah motivasi bisnis yang disampaikan oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Motivasi bisnis ini diharapkan para ibu-ibu yang telah mempunyai keahlian baru, yakni membuat tirai dan tempat pensil tersebut dapat mengembangkan usahanya menjadi suatu usaha yang memiliki nilai jual tinggi sehingga dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi orang lain.

Tepat pukul 14.00 WIB acara pelatihanpun selesai kemudian dilanjutkan dengan membersihkan tempat pelatihan yang kotor penuh dengan sampah. Setelah selesai membersihkan tempat pelatihan dilanjutkan  agenda rapat evaluasi acara pelatihan. Setelah selesai evaluasi, kami menunggu teman-teman dari Kelurahan Sememi untuk mengadakan rapat koordinasi untuk acara lomba minggu depan. Rpatpun selesai sampai pukul 16.00 WIB, dan kamipun akhirnya pulang menuju rumah masing-masing, atau lebih tepatnya lagi saya kembali ke Kosan untuk mempersiapkan kuliah besok pagi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s