KKN-BBM Tematik Pertama

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Airlangga menyelenggarakan pertama kalinya program Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Masyarakat (KKN-BBM) Tematik I. Pada hari Senin, 22 Oktober 2012 di Gedung Airlangga Convention Center (ACC) telah dilepas sebanyak 1957 mahasiswa (Salah satunya adalah saya 😀 ) dari 13 Fakultas secara langsung oleh Prof. Dr. H. Fasich, Apt., Rektor Universitas Airlangga, yang disaksikan oleh Walikota Surabaya, Ir. Tri Rismaharini, MT, untuk melaksanakan program KKN-BBM Tematik I.

KKN-BBM tematik yang bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat, melalui pemanfaatan potensi SDM dan SDA lokal dalam rangka untuk membentuk, membina, dan mengembangkan (Pos Sumber Daya Keluarga) POSDAYA sebagai terobosan baru ini di laksanakan hanya di dua Kabupaten yakni kabupaten Surabaya dan Kabupaten Bojonegoro. Di Kabupaten Surabaya sendiri Mahasiswa KKN-BBM Tematik disebar ke 20 Kecamatan yang terdiri dari 95 Kelurahan, sedangkan untuk Kabupaten Bojonegoro hanya satu Kelurahan.

Kota Surabaya dipilih menjadi tempat pusat pelaksanaan KKN-BBM Tematik karena merupakan kota tempat Universitas Airlangga berdiri, selain itu harapannya setelah diadakannya KKN-BBM Tematik ini kota Surabaya dapat menjadi salah satu kota yang terbaik di Indonesia.

“Jika kota Surabaya baik, kota-kota di sekitarnyapun akan mengikuti menjadi baik. Harapannya kota Surabaya menjadi kota terbaik di Indonesia, sukur jika menjadi kota terbaik se Dunia yang didalamnya ada Universitas Airlangga.” Ungkap Prof. Dr. H. Fasich, Apt., disela-sela sambutannya pada saat pelepasan KKN-BBM Tematik.

KKN-BBM Tematik dilaksanakan disela-sela aktivitas akademik dan dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu mulai tanggal 22 Oktober-30 November 2012, berbeda dengan KKN-BBM regular yang biasanya dilaksanakan pada waktu liburan semester tanpa adanya kesibukan aktivitas akademik. Meskipun diadakan di sela-sela kegiatan akademik, KKN-BBM Tematik ini memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan KKN-BBM Regular, salah satunya dari segi pendanaan adalah dana sudah tersedia dari Pemerintah Kabupaten (PEMKAB), sehingga mahasiswa tidak perlu repot untuk mencari sponsorship sendiri.

Adanya KKN-BBM Tematik ini harapannya tetap dapat berkesinambungan antara program KKN-BBM Tematik dengan KKN-BBM Regular. Seperti yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Fasich, Apt., bahwa dalam KKN-BBM Regular maupun Tematik, mahasiswa dituntut dapat menggunakan Knowledge, Sains, dan Teknologi yang diaplikasikan secara langsung kepada masyarakat untuk mengenalkan ekstensi pembentukan metodologi-metodologi dalam menyelesaikan suatu masalah.eNTe

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s