Sejarah Berdirinya RSUD DR. Soetomo

Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo Surabaya merupakan rumah sakit kelas A yang berdiri di atas tanah dengan luas 163.875 m2 dan luas bangunan 98.121 m2. RSUD Dr. Soetomo tidak hanya untuk melayani pengobatan, melainkan juga sebagai rumah sakit pendidikan, penelitian dan pusat rujukan tertinggi untuk wilayah Timur. Hal ini sesuai dengan SK. Menkes 51/Menkes/SK/1179 RSUD Dr. Soetomo.

Sejarah RSUD Dr. Soetomo Surabaya diawali dengan berdirinya Rumah Sakit Simpang dan Rumah Sakit AL Central Burgerijike Ziekenhuis (CBZ). Rumah Sakit Simpang yang terletak di Jalan Pemuda 33 merupakan rumah sakit pendidikan bagi Fakultas Kedokteran UNAIR yang didirikan tahun 1923. Sedangkan Rumah Sakit AL Central Burgerijike Ziekenhuis (CBZ) yang terletak di Desa Karang Menjangan merupakan rumah sakit yang dibangun oleh Kerajaan Belanda pada tahun 1937. Pada tahun 1943 pada masa penjajahan Jepang, pembangunan rumah sakit dilanjutkan oleh Jepang. Setelah selesai kemudian didirikan Rumah Sakit AL.

Pada 1 September 1948 oleh Pemerintah Belanda Rumah Sakit Simpang diubah menjadi Roemah Sakit Oemoem Soerabaja. Namun, pada tahun 1950 Roemah Sakit Oemoem Soerabaja di bawah Departemen Kesehatan RI, ditetapkan sebagai Rumah Sakit Umum Pusat. Tahun 1951 sebagian dari Rumah Sakit Simpang di Jalan Pemuda 33 yaitu ruangan penyakit dalam, mata, THT, anak, sebagian ruangan bersalin, kulit dan paru-paru dipindah ke Rumah Sakit Karang Menjangan. Sebagian masih ditempati oleh Rumah Sakit AL (bagian dapur). Sehingga Rumah Sakit Simpang pada waktu itu masih terdapat bagian bedah, ruang bersalin, dapur dan sebagian pendidikan perawat atau bidan, serta perumahan, pegawai, Dokter/Perawat dan tenaga Administrasi.

Pada tahun 1953 sampai dengan 1954 sebagian pelayanan bagian bedah pindah ke Rumah Sakit Karang Menjangan, sedangkan untuk bedah akut (Emergency) masih di Rumah Sakit Simpang. Pada tahun 1980 Rumah Sakit Simpang di Jalan Pemuda 33 dijual menjadi Delta Plasa dengan sistem tukar tambah, di Rumah Sakit Karang Menjangan dibangun UGD dan ruangan bedah berlantai 3. Dengan demikian semua kegiatan pelayanan dijadikan satu di Rumah Sakit Karang Menjangan/RSUD Dr. Soetomo.

Pada tahun 1964 Rumah Umum Pusat Surabaya diubah namanya menjadi RSUD Dr. Soetomo sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI, tanggal 20 Mei 1964 No. 26769/KAB/76. Dan tahun 1965 berdasarkan PP No. 4 Th 1965 pengeloloaan atau penyelenggaraan Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Soetomo diserahkan pada Pemerintah Daerah Tingkat I Jawa Timur. Tahun 1979 sesuai dengan SK. Menkes 51/Menkes/SK/1179 RSUD Dr. Soetomo ditetapkan menjadi Rumah Sakit kelas A, sebagai  rumah sakit pelayanan, pendidikan, penelitian dan pusat rujukan tertinggi untuk Wilayah Indonesia Timur.

Dengan berbagai perubahan nama yang didasarkan pada SK Menkes, Rumah Sakit Simpang mengalami pengalihan ke Rumah Sakit Karang Menjangan karena rumah sakit dijual dan diubah menjadi Delta Plasa pada tahun 1980. Pada tahun 1999 pengelolaan keuangan RSUD Dr. Soetomo sebagai Unit Swadana Daerah dan diberlakukan mulai 1 April 1999, sesuai dengan SP Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Timur No. 2 Th 1999.

_Dari berbagai sumber_

Iklan

8 thoughts on “Sejarah Berdirinya RSUD DR. Soetomo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s