Nyanyian Lagu Kemenangan Pimnas ke-25

Presentasi didepan umum adalah bagian tersulit dan yang paling ditakuti dalam setiap even, mulai dari presentasi makalah, presentassi tugas akhir, maupun presentasi lomba karya tulis ilmiah. Begitu juga dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), presentasi memiliki bobot yang besar dalam penilaian juri. Tak heran jika butuh waktu persiapan yang sangat lama untuk bisa menampilkan presentasi yang bagus.

“DENTOCHIL: Dental Health’s Card for Children sebagai Instrumen Pendukung Penanganan Penyakit Gigi dan Mulut pada Anak” salah satu PKMM (Program Kreatifitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat) mahasiswa FKG (Fakultas Kedokteran Gigi) ini berhasil menggondol medali perunggu dalam kategori presentasi dalam PIMNAS ke-25 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Persiapan yang matang dan panjang tentunya tak pernah lepas dilakukan kelompok PKMM yang diketuai oleh Imraatul Fitriyah Arif ini sampai membuahkan hasil. Kurang lebih satu bulan waktu yang mereka butuhkan untuk persiapan mengikuti Pimnas ke-25 yang bertepatan dengan pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS). Oleh karena itu mereka harus merelakan sedikit waktu belajar mereka demi suksesnya tim Dentochil dalam Pimnas yang diadakan pada tanggal 9-14/7/2012. Selain itu pelaksaan pimnas sendiri bertepatan dengan jadwal Ujian Perbaikan di Fakultas mereka, sehingga sekali lagi mereka harus mengorbankan jawal ujian perbaikan tersebut untuk kesuksesan tim Dentochil dalam Pimnas sampai menggondol juara.

Salah satu tips tim Dentochil dapat memperoleh medali dalam Pimnas kali ini adalah ketepatan durasi waktu yang diberikan pada saat presentasi.

“Informasi awal yang kami tahu, presentasi untuk Pimnas memiliki durasi 15 menit. Karena materi presentasi kami yang sangat padat, dan kami juga menambahkan performance dengan menyanyikan lagu Dentochil, kami kewalahan untuk mengatur waktu. Yang membuat kami terkejut, saat Technical Meeting kami diberi informasi bahwa durasi untuk presentasi hanya 10 menit.” Ungkap Imok, panggilan akrab Imraatul Fitriyah Arif.

Karena informasi dadakan itulah mengharuskan Imok dan empat anggota lainnya latihan sampai jam 1 malam selama dua hari berturut-turut di hotel tempat mereka menginap sebelum acara untuk memastikan presentasi tidak melebihi durasi yang ditentukan.

“Saat presentasi kami adalah satu-satunya kelompok di kelas presentasi PKMM-3 yang menyanyikan lagu. Karena di luar kelas ada TV yang menayangkan presentasi, saat kami mulai menyanyi orang-orang di luar kelas mulai masuk ke dalam. Dan seluruh peserta pimnas dan juri kamipun ikut bersorak saat kami menyanyi. Itu adalah pengalaman yang tak terduga dan takkan terlupakan.” Cerita Imok sambil mengenang saat-saat presentasi.

Dentochil sendiri merupakan kartu yang berguna sebagai media edukasi maupun kartu riwayat kesehatan gigi sekunder bagi anak. Kartu yang didesain dengan menarik ini disesuaikan dengan perkembangan psikologis anak usia sekolah dasar. Atas dasar pertimbangan itulah Dentochil dibagi dalam tiga tingkat, yaitu untuk kelas 1-2 SD, kelas 3-4 SD, dan kelas 5-6 SD. Dan proses pendekatannya digunakan media permainan yang juga disesuaikan dengan tingkat pskologis anak seperti contohnya dengan lagu yang telah mereka bawakan dalam presentasi.

Selama ini masih belum ada riwayat kesehatan gigi dan mulut (dental record) yang bisa dengan mudah dipahami oleh anak-anak. Selain itu dental record hanya dimiliki oleh dokter gigi saja. Oleh karena itu sangat diperlukan suatu langkah baru dengan metode pembelajaran tentang kesehatan gigi dan mulut yang dapat dengan mudah dipahami oleh anak-anak.

“Melalui program ini, kami berupaya memperbaiki kembali Unit Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS). Kami juga memperkenalkan program Dokter Gigi Kecil yang selama ini masih belum diupayakan keberadaannya oleh Dinas Kesehatan.” Ungkap Imok dengan menjelaskan bahwa pelaksanaan Dentochil yang per-semester dapat merevitalisasi kembali pelaksanaan UKGS yang sebelumnya belum optimal.

Kesempatan Dentochil untuk digunakan secara nasional sangatlah besar karena karakteristik dari PKM ini sepenuhnya dapat dilaksanakan secara madiri oleh komponen-komponen yang ada di sekolah.eNTe

Iklan

2 thoughts on “Nyanyian Lagu Kemenangan Pimnas ke-25

  1. mbak, ini imo. singkatan untuk pkm kami bukan PKMPM, cukup PKMM aja. kalau mbak mau liat file ppt kami, mungkin bisa aku kirimin ke mbak. soalnya desain kartunya udah beda ama yang itu mbak. hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s