Laporan Eksperimen Lanjut di Lab Optik => INTERFEROMETER MICHELSON

ABSTRAK

Eksperimen Interferometer Michelson yang bertujuan untuk mempelajari interferensi dua berkas cahaya berdasarkan pembagian amplitodo gelombang dan mengukur panjang gelombang keluaran cahaya laser dan membandingkan hasilnya dengan data yang tertera pada buku manual laser ini menggunakan serankaian peralatan Optik Interferometer Michelson dengan menggunakan sumber laser He-Ne panjang gelombang 632,8 nm. Dengan cara memutar secara perlahan-lahan skrup pengatur pada M2 sebesar 10ūĚúám sebanyak 30 kali pemutaran kemudian menghitung perubahan frinji yang diamati pada layar. Pada eksperimen kali ini. dari analisis data hasil eksperimen dapat diketahui besar panjang gelombang laser He-Ne yaitu 449.8 nm.dengan prosentase kesalahan sebesar 28.91%.

KATA KUNCI: Interferometer Michelson, Laser He-Ne.

 PENDAHULUAN

Interferometer adalah alat yang digunakan untuk mengetahui pola-pola interferensi dari beberapa gelombang. Salah satu jenis interferometer tersebut adalah interferometer Michelson[1]. Percobaan interferensi michelson ini pertama kali dilakukan oleh salah satu ilmuwan yang bernama Michelson dan Morley pada akhir abad ke-19 untuk membuktikan keberadaan eter yang saat itu diduga sebagai medium perambatan gelombang cahaya. Dari eksperimen yang didasarkan pada prinsip resultan kecepatan cahaya tersebut disimpulkan bahwa keberadaan eter ternyata tidak ada[2].

Percobaan Interferometer Michelson dilakukan dengan meletakkan secara tegak lurus (sudut 90 derajat) posisi Movable mirror dan adjustable mirror yang ditengahi oleh split. Dengan posisi demikian, akan terjadi perbedaan lintasan yang diakibatkan oleh pola reflektansi dan tranmisivitas split dari cahaya yang masuk melewati lens 1,8 nm. Selanjutnya, perbedaan lintasan ini akan menyebabkanadanya beda fase dan penguatan fase (biasa disebut sebagai interferensi) yang selanjutnya menyebabkan munculnya pola-pola pada frinji.[2]

Dalam perkembangan selanjutnya, Interferometer Michelson tidak hanya dapat digunakan untuk membuktikan ada tidaknya eter, akan tetapi dapat pula digunakan dalam penentuan sifat-sifat gelombang lebih lanjut, misalnya dalam penentuan panjang gelombang cahaya tertentu, pola penguatan interferensi yang terjadi, dan sebagainya.

Sehingga, mengingat nilai guna dari eksperimen ini yang sedemikian luasnya, maka percobaan Interferensi Michelson ini menjadi penting untuk dilakukan.

Download File Microsoft Wordnya disini..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s