BLOGER

Penulis, ya dari dulu Aku ingin menjadi seorang penulis. Tapi kata orang, seorang penulis hanya diperuntukkan bagi seseorang yang bisa mengoptimalkan kerja otak kanan dan otak kirinya dengan seimbang. Dengan imajinasi-imajinasi yang berkembang dari otak kanannya, seseorang akan bisa menulis sesuatu yang layak untuk di konsumsi orang lain.

Sedangkan aku, Aku hanyalah orang bodoh yang tidak bisa membuat satu garis lurus dengan rapi tanpa bantuan penggaris, meskipun memakai penggarispun terkadang garisku itu tidak banar-benar tegak lurus, terkadang miring kekanan ataupun kiri, yang kata orang itu karena aku hanya bisa menggunakan otak kiriku saja tanpa memanfaatkan kerja otak kananku. Sehingga semua hal itu semakin menguatkan prasangkaku bahwa aku tidak akan pernah bisa menjadi seorang penulis meskipun hanya sekedar bisa menulis sebuah cerpen saja, apalagi menjadi seorang penulis yang terkenal, benar-benar khayalan tingkat tinggi bagiku.

Tapi Aku tidak pernah menyerah sampai disini, Aku selalu belajar, belajar, dan terus belajar untuk menjadi seorang penulis yang karyanya dapat dikenang sepanjang masa. Tapi Apalah daya tangan tak sampai, begitu kata pepatah, Pernah suatu ketika aku mencoba untuk membuat sebuah cerpen yang bertema kebudayaan dan aku kirimkan ke sebuah Koran swasta, tapi karyaku itu tidak pernah dimuat. Bahkan aku coba berkali-kali untuk mengirimkan Cerpen, Puisi, Artikel hasil tulisanku hingga beratus-ratus kali ke berbagai Koran, Majalah, dan Tabloid sekalipun tidak pernah ada yang memuat karanganku tersebut. Mungkin benar kata orang, aku tidak pantas menjadi seorang penulis.

Terkadang aku juga merasa bahwa aku memang benar-benar tidak mampu untuk menjadi seorang penulis. Tapi entah mengapa aku masih tetap setia untuk memainkan jemariku diatas keyboard laptopku yang aku beri nama si Ben ini untuk menulis, entah hanya sekedar menulis cerita atau kejadian-kejadian yang aku alami dalam satu hari ini ataupun menulis resume materi kuliahku pagi tadi.

Si Ben, karena laptop inilah motivasi menulisku selalu ada, yah si Ben, teringat saat pertama kali aku menerimanya dari kedua orang tuaku, disaat aku dinyatakan lolos dan diterima masuk di perguruan tinggi negri ini. Dengan sesenggukan aku memeluk mereka berdua yang dengan rela menyisihkan sebagian uang mereka untuk memberiku hadiah yang selama ini belum pernah sedikitpun aku bayangkan untuk memilikinya. Bahkan karena aku yang lulusan pondok pesantren, selama enam tahun belum pernah memegang yang namanya HP karena memang suatu pantangan dan dilarang untuk para santri meskipun hanya memegangnya, tapi kali ini aku langsung mendapatkan sebuah laptop. Hadiah pertama yang aku peroleh selama hidupku ini berlangsung.

Aku semakin gemar menulis, ketika salah satu teman sekelasku mengajakku untuk membuat Blog, dan diapun mau mengajariku mulai dari membuat sampai mengoperasionalkannya. Mungkin memang dasarnya kolot ya, bikin blog saja musti didampingin sama pemandu. Dan kini aku telah memiliki satu blog yang aku beri judul “ Arek Giri Asli”, karena memang kampung halamanku di daerah Giri.

Kini aku punya satu hiburan baru untuk mengisi waktu senggangku saat menunggu kelas berikutnya, dengan memanfaatkan fasilitas kampus yang menyediakan wifi gratis, aku langsung capcus membuka si Ben dan memojokkan diri di bangku panjang depan kelas. selain membuka FB atau download lagu-lagu baru, aku selalu menyambangi Blogku.

Selain memposting tulisan-tulisan terbaruku, aku juga semakin gemar melihat komen yang ada pada setiap tulisanku. Memang tak banyak yang komen, dan boleh dibilang kalau hanya ada satu orang yang selalu setia untuk mengomentari tulisan-tulisanku setiap aku mempostingnya. Akhirnya tulisanku ada yang mau menikmati juga, dan itu merupakan suatu kebanggan tersendiri yang belum pernah aku rasakan selama ini. Merasa bahwa jerih payah untuk menulis selama ini sekejap hilang dan terobati, ketika komen yang masuk itu memuji-muji dan suka dengan tulisan kita. “Ah, tau gini kenapa gak dari dulu ya aku bikin blog” batinku..

Semakin lama, konsumen tulisanku yang selalu berinisial “Baret Merah El-jibluqi” nama yang aneh bagiku itu terus dan terus menerus mengomentari tulisanku, semula aku belum penasaran dan bodoh amat siapa yang mau membaca dan menyimak setiap tulisanku. Tapi kini, ketika aku merasa dia sangat mengenalku bahkan memahami betul bagaimana aku yang sebenarnya dari komen-komennya, ada sedikit rasa curiosity yang hinggap diatas kepalaku sehingga tanganku gatal untuk menelusurinya. Mulai dari mengklik namanya, ternyata dia hanya menggunakan alamat emailnya untuk mengomentari setiap tulisanku. Dari alamat emailnya aku bisa mengetahui akun FBnya. Sampai aku temukan bahwa ia adalah teman SMAku dulu yang kabarnya dia telah lama pergi ke negeri Mesir untuk mendalami ilmu agama disana dengan mendapatkan beasiswa full study.

Ersyad namanya, dulu aku biasa memanggilnya El (cadelan dari Elsyad ) seorang yang sederhana, zuhud dan ‘iffah dimataku itu pengagum setiap tulisan-tulisanku?? Dulu sempat aku kagum padanya atau bahkan kalu boleh dibilang dialah cinta monyetku, (bukan monyet beneran). Tapi karena sifatnya yang bertolak belakang denganku, membuat aku menepiskan jauh-jauh pikiranku itu. Dia yang seorang pendiam, hanya bicara seperlunya, selalu berfikir jauh sebelum memutuskan suatu hal. Sedangkan aku, aku seorang yang  cablak, suka bercanda, melakukan segala tindakan sesuai dengan keinginan, tanpa pikir panjang.

Tapi apa alasannya yang selalu menjadi konsumen tulisanku dan tak pernah berhenti untuk koment disetiap postinganku?? Apakah dia benar-benar menikmati hasil tulisanku?? Ataukah hanya sekedar membungakan hatiku??

Zuhud : membatasi kebutuhan secukupnya walau mampu lebih daripada itu

‘iffah : mampu menahan diri dari rasa malu

Cablak : banyak bicara dengan suara yang tinggi

Iklan

8 thoughts on “BLOGER

  1. Saya suka analogi ini, “Aku hanyalah orang bodoh yang tidak bisa membuat satu garis lurus dengan rapi tanpa bantuan penggaris, meskipun memakai penggarispun terkadang garisku itu tidak banar-benar tegak lurus, terkadang miring kekanan ataupun kiri”

    Keren1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s